Dalam upaya mendorong budaya menulis dan meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dosen, tim pengembang riset Universitas Yudharta Pasuruan menyelenggarakan pelatihan intensif penulisan artikel ilmiah menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), Senin (29/06/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus ini diikuti oleh para dosen dari berbagai program studi. Pelatihan ini difokuskan pada pemanfaatan alat bantu AI, seperti ChatGPT, untuk mempercepat proses penyusunan draf artikel ilmiah, mulai dari penentuan topik, penajaman gap analysis pada pendahuluan, hingga pemilihan jurnal bereputasi.
Narasumber dalam kegiatan tersebut menekankan bahwa AI bukanlah pengganti peneliti, melainkan "mitra diskusi" yang dapat membantu mengatasi hambatan penulis dalam memulai draf.
"Pelatihan ini bukan serta-merta membuat artikel langsung diterima, namun memberikan langkah sistematis agar dosen lebih percaya diri dan konsisten dalam memproduksi artikel ilmiah yang layak submit ke jurnal bereputasi," ujar perwakilan penyelenggara.
Salah satu fokus utama dalam pelatihan ini adalah strategi menembus jurnal yang bersifat non-Article Publication Charge (APC) atau gratis. Peserta diajarkan untuk melakukan pemetaan tren riset terkini secara akurat sehingga naskah yang dihasilkan memiliki nilai kebaruan (novelty) yang tinggi.
Selain paparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan praktik langsung (workshop) di mana setiap peserta didampingi untuk menyusun draf naskah mereka sendiri. Untuk memastikan keberlanjutan program, panitia menyediakan wadah pendampingan berkelanjutan melalui grup diskusi daring. Diharapkan, melalui kolaborasi ini, target submit artikel ilmiah dosen dapat tercapai secara berkala, tidak hanya berhenti di ruang pelatihan.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta. Dengan adanya dukungan teknologi dan pendampingan dari rekan sejawat, diharapkan publikasi ilmiah di Universitas Yudharta Pasuruan dapat meningkat, baik secara kuantitas maupun kualitas, menuju standar jurnal internasional yang lebih baik.









0 comments :
Post a Comment