www.arifusan.esy.es. Powered by Blogger.

Thursday, 19 April 2018



Suasana TPQ dan Madin Nurur Rohmah Kabunan

Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Diniyah dan TPQ Nurur Rohmah Kabunan


A. Teks Pembawa Acara


السلام عليكم ورحمة الله و براكاته
اعوذب الله من الشطن الرجيم. بسم الله الرحمن الرحيم. الحمدلله الذي جعلنا ب الايمان كا ملين, وافهمنا بشر ئع الدين, والصلاة والسلام على سيد نا المرسلين, محد صلى الله عليه   و سلم خا تمى النبيين, وعلى اله وصحبه اجمعين. اما بعد.

Kepada teman-temanku santriawan dan santriwati yang saya cintai,
Bapak Ibu sohibul haja yang saya mulyakan,
ustadz-ustadzah yang sangat kami hormati.
Marilah kita bersama-sama bersyukur keharidarat ilaihi Robbi, karena hanya dengan Rahmat, nikmat dan Taufik serta hidayahnya semata, kita sekalian bisa berkumpul di sini untuk melaksanakan kegiatan rutinan “DARESLENG”.
Para santriawan dan santriwati, TPQ dan madin Nurur Rohmah yang dipimpin oleh wakil dari Almarhumah Ibu Yatimurrohmah,  mudah-mudahan pengajian ini nantinya disertahi taufik serta hidayah Allah, Amiin.
Dan hanya dengan rahmatNya lah, kita dapat melaksanakan pengajian rutinan pada setiap bulan sekali.
Sholawat serta salam, semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita, Nabi  Besar Muhammad SAW bersama para keluarganya serta sahabatnya dan semua orang-orang yang tetap mengikuti jejak ajaran beliau.
Hadirin yang dimulyakan Allah, tiada patut bagi kami apabilah terlalu banyak bicara, oleh karena itu untuk menyingkat waktu, kami akan sampaikan beberapa susunan acara pada siang hari ini, sebagai berikut:
1. Pembukaan
2. Sambutan dari tuan rumah
3. Sambuatan dari teman untuk mewakili santri
4. Bacaan sholawat
Dan sekarang marilah kita buka dengan bacaan surat al-fatikhah بِنِيَّةِالدُّعَاءْبِرِضَاءِالله,الفَاتِحَه
Terimakasih atas bacaan surat alfatikhah tadi, semoga acara yang kita laksanakan pada siang hari ini berjalan lancar tanpa ada halangan suatu apapun.
Acara yang ke-2 yaitu sambutan dari tuan rumah, dalam hal ini akan disampaikan oleh ........, kepadanya dipersilahkan.
Saya ucapkan terimakasih atas sambuatan dari tuan rumah tadi.
Selanjutnya acara yang ke-3 akan disampaikan oleh teman kami untuk mewakili santriawan dan santriwati, dalam hal ini akan disampaikan oleh .... , kepadanya dipersialahkan.
Terimakasih atas sambutan dari teman kami yang mewakili santriawan dan santriwati, dan tadi kami telah disinggung tentang ajakan semangat belajar untuk menuntut ilmu agama dan ilmu pengetahuan lainnya, agar kita menjadi anak yang berilmu, penuh pengertian serta berwawasan luas dan akhirnya kita menjadi anak yang berguna bagi bangsa, agama dan negara.
Dan menginjak acara yang terakhir yaitu acara yang ke-4 akan dibacakan sholawat dari santriawan dan santriwati TPQ dan Madin Nurur Rohmah yang akan dipimpin oleh .......(wakil dari ibu Almh. Yatimurrohmah)
Bagi kami selaku pembawa acara, jika terdapat beberapa kehilafan, baik yang saya sengaja maupun tidak, kami mohon maaf beribu maaf, kami akhiri dengan ucapan.


والله الموافق الى اقوامالطريق
والسلام عليكم ورحمةالله وبراكاته


Dan sekarang tibalah bacaan sholawat yang akan disampaikan oleh santriawan dan santriwati, kepadanya dipersilahkan.


B. Sambutan Shohibul Haja Santri yang ketempatan Tadarus Keliling


السلام عليكم ورحمة الله و براكاته
اعوذب الله من الشطن الرجيم. بسم الله الرحمن الرحيم. الحمدلله رب العا لمين, والصلاة على اشرف الا نبياء والمرسلين. سيدنا محد وعلى اله وصحبه اجمعين. اما بعد


Hadrotil mukarromin,
para ustadz dan ustadzah yang sangat kami mulyakan
teman-teman santriawan dan santriwati yang sangat kami cintai.
Pada pagi hari ini, marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT, yang mana pada pagi hari ini kita mendapat curahan rahmat, nikmat, taufik dan hidayahnya, sehingga pada pagi hari ini kita dapat menghadiri pertemuan silaturrohim yang diselenggarakan oleh TPQ dan Madin Nurur Rohmah, semoga bermanfaat dan langgeng selamanya, Amiin, Amiin ya Robbal Alamin.
Sholawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW, yang telah telah menunjukkan dari jalan kegelapan menuju jalan yang diridloi Allah SWT.  Semoga kita dapat mengamalkan apa yang menjadi perintahNya dan meninggalkan apa yang menjadi larangan Allah SWT.
Teman-temanku santriawan dan santriwati TPQ dan Madin Nurur Rohmah yang sangat saya cintai.
Di sini saya mewakili ayah dan ibu sebagai tuan rumah, menyampaikan ribuan terimakasih yang sedalam-dalamnya atas kehadiran para Asatidz, semoga menjadi amal kebaikan kita disisi Allah SWT, Amiin, Amiin, Allahumma Amiin.
Di sini saya pribadi ......(nama santri yang ketempatan) menyampaikan ribuan terimakasih atas kehadiran para Asatidz, serta para teman-temanku santriawan dan santriwati  bila ada hidangan atau tempat yang kurang berkenan.
Saya ....(nama santri yang ketempatan) mohon maaf beribu maaf , kami akhiri dengan ucapan


والله الموافق الى اقوامالطريق
والسلام عليكم ورحمةالله وبراكاته


C. Sambutan Perwakilan Teman Santri TPQ dan Madin Nurur Rohmah Kabunan


لسلام عليكم ورحمة الله و براكاته
بسم الله الرحمن الرحيم. الحمدلله رب العا لمين,نحمده ونستعينه ونستغفره ونعوذ ب الله من سرورانفسنا, ومن سيئات اعمالنا, من يهدالله فلامضل له, ومن يضلله فلا ها دي له, والصلا ة والسلام على رسو لله, وعلى اله وصحبه ومن واله لاحول ولا قوة الا ب الله العلي العظيم. اما بعد


Kepada sohibul haja yang saya mulyakan.
Kepada Asatidz yang mengajari ilmu kepada kita semua yang kami taati dan yang kami harapkan keberkahan doa restunya agar kita mendapat ilmu yang manfaat dan mendapat ridlo ilahi Robbi,
Tak lupa pula sholawat serta salam, semoga tetap tercurahkan kepada beliau junjungan kita nabi besar Muahmmad SAW yang telah menyebar luaskan yakni الدين الاسلام diseluruh alam.

Di sini saya mewakili santriawan dan santriwati dari TPQ dan Madin Nurur Rohmah menyampaikan ribuan terimakasih kepada shohibul haja yang telah menyambut kedatangan kita dengan menyiapkan segala sesuatunya, semoga bisa menambah amal kebaikan Bapak Ibu sohibul haja.
Kita semua mendoakan جزاكمالله خيراكثيرا semoga bapak ibu sohibul haja oleh Allah dibalas kebaikanya, Amiin.
Dan di sini saya mengajak teman-temanku, marilah kita semangat belajar sungguh-sungguh, lebih-lebih ilmu agama di TPQ dan Madin Nurur Rohmah, agar kita semua bisa memahami dan mengerti tentang ilmu agama.
Teman-temanku sekalian, marilah kita tingkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT, dengan arti kita berusaha melaksanakan segala perintahNya dan menjauhi laranganNya. Kita sekalian inilah sebagai manusia dan sebagai santri yang dapat dinyatakan sebagai Kholifah oleh Allah SWT di bumi ini. Tentunya kalian inilah yang mengemban amanat, baik amanat kepada Allah, terhadap diri sendiri, terhadap sesama manusia, nusa, bangsa, agama dan negara. Kita menyadari bahwa Allah SWT sudah banyak memberikan rahmat dan anugerah kepada hambanya di dunia ini.
Oleh Allah ada yang diberi berupa harta benda kemewahan yang berlimpah, ada yang diberi kekuatan dan fikiran, serta ada yang diberi ilmu pengetahuan dan lain sebagainya, tidak lain kesemuanya itu adalah nikmat Allah SWT yang telah diberikan kepada kita semua, agar dengan kenikmatan tersebut kita dapat melestarikan menuju kebahagiaan lahir dan batin.
Para santriawan dan santriwati yang saya cintai, apalagi di abad jaman moderen ini, kita tidak cukup berbekal makanan dan minuman serta kekuatan tenaga, seperti hidup ditengah-tengah hutan belantara, namun lebih dari itu dengan berbekal ilmu agama dan ilmu pengetahuan lainnya, serta dihiasi dengan ahlaqul karimah, itulah yang diutamakan dalam memenuhi hidup di zaman moderen sekarang ini.
Dengan demikian maka jelaslah bahwa ilmu pengetahuan agama dan pembinaan mental ahlaqul karimah itulah yang mendapat prioritas utama bagi masa pembangunan saat ini. Sedangkan untuk menunjang hal itu, sebagai sarannya adalah dengan meningkatkan pendidikan agama yang bermutu serta perilaku yang berakhlaqul karimah. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT


بسم الله الرحمن الرحيم, فلو لا نفر من كل فرقة منهم ليتفقهوا في الدين ولينذرو قومهم اذا اجرعو اليهم لعلهم يحذرون


Yang artinya
Hendaklah berangkat sekelompok dari tiap-tiap golongan untuk memahami ilmu agama dan memberi peringatan kepada kaumnya bila mereka kembali kepadanya agar mereka takut dan waspada.


Teman-temanku santriawan dan santriwati yang berbahagia, tentunya kitalah yang banyak mengemban amanat dari Allah SWT, oleh karena itu hendaklah kita ini mampu memahami ilmu agama di TPQ dan di madrasah diniyah di pesantren-pesantren adalah merupakan bagian unsur pembangunan di abad moderen ini, karena program pemerintah didalam membangun manusia seutuhnya harus dilengkapi pembangunan lahir dan batin yakni pembangunan jasmani dan rohani.
Kita bisa membuktikan sekarang ini, pembangunan sudah merajalela, gedung-gedung sudah didirikan, pabrik-pabrik sudah banyak, begitu pula jalan-jalan sudah halus. Namun itu belum mencukupi kebutuhan tanpa diadakan pendidikan, mental, spiritual dan ahlaqul karimah.
Hal ini dapat diibaratkan rumah sakit, kalau dipandang dari luar, nampak indah bangunannya, megah dan rapi. Namun setelah kita masuk ke dalamnya, banyak penderita yang merintih, menangis, menjerit karena kesakitan.
Untuk itu, marilah kita merubah mental yang kotor kembali ke jalan yang benar dengan mengikuti syariat agama Islam.
Ya Allah Ya Rob, petang hingga larut kami lalui untuk menyelami lautan ilmu, penggalian tanpa berhenti, demi keridlohanmu.
Ya Allah, penantian keberhasilan jauh lebih terbentang luas dengan Islam kami tumbuh, dengan ilmu kami maju, dengan keberhasilan kami kuat, dengan berkarya kami kaya.
Ya Allah, ridloilah kita semua menjadi anak yang berguna bagi nusa, bangsa, agama dan negara,

امين اللهم امين يا مجيب السا ئمين.


Bila ada kurang sopannya kami kepada sohibul haja dalam bertamu, kami mohon maaf beribu maaf, kami akhiri dengan ucapan.   

والعفو منكم
والله الموافق الى اقوامالطريق
والسلام عليكم ورحمةالله وبراكاته

Wednesday, 28 February 2018

 DAWUH SLOSOAN, 14 MARET 2017

> Yknpo male drek, namine mados keselametan, bahaya ge dhindari, ono m0ntor liwat ge nyisih perkoro jek dtabrak ge blai derek.

> Ten mriki jamaah, santri sedoyo kabeh pingin enak, emo s0ro.
Gak enak nku pun warisan damel menungso dugi gusti allah.

> Sakdrenge damel nabi adam, prosese nku dike.i gak enak 40th enake 1th

> Contoh segoro nek yamene surut, mantun asar dugi (pasang).

> Sami kale tiang, anakalane sugeh anakalane gak duwe, nk wong sugiho yknpo yo pasti gada sumpek susah.

> Gusti allah damel ten dunyo nki sakjodo2, enten kiai ge enten santri, juragan kale karyawan, apel kale codot, seneng kale senep, NU kale FPI.

> Umpomo jamaah santri kabeh podo pinter yo buyar, jamaah slosoan podo dadi mursyid kabeh yo buyar.

> Sadar gak sadar yo kudu nyadari nek niki ngoten pun sunatullah (ginaris dugi allah)

MUGI2 DPARINGI KESABARAN KEBIJAKAN KHUSNUL HOTIMA. ALFATIHA
==========================================================================
DAWUH SLOSOAN, 15 AGUSTUS 2017

> Indonesia nki ombo, seng njajah ge ewon.

> Tenger e nek mbah buyut nku pejuang enten 2 :
1. Ngrebut Merdeka
2. Sampek saknki mboten enten seng katot khilafah (anti pancasila)

*nek seng katot nku mbah buyute sanes pejuang

> Indonesia dijajah 350 tahun, sworoh derek. Disikso ykpo skirane sampek pejah. Di RAMUSA, dikgkn kerja bakti gak dipakani, gak dbayar dll

> La carane mencegah penjajah mlebet male nku yknpo ? syarate mek setunggal, ge nku kale njogo Pancasila, pun nku tok.

> Mbh buyut kabeh nku termasuk kategori KHOIRUN NAS ANFAUHUM LINNAS (manfaati ing wong lio / indonesia)

> Sumbar e mbh buyut : "Gak enak petung gak enak wes tak tuku ambek merdeka, wes cukup aku anak putu ojok sampek gakenak".

> Milo nemen gak pantese nk pas ngeten nki mbten didungakne (tahlilan).

MUGI2 INDONESIA TETEP MERDEKA ILA YAUMIL QIYAMAH
==========================================================================
DAWUH MALEMAN 25, 19 JUNI 2017

> Cagake agomo iku wonten 4 :

> Dawuh ten Tanbigul Ghofilin :
LA YAQUMUD DUNYA ILLA BI ARBAATIN

1. ULAMA' (cendekiawan)
bagian keilmuan

2. UMARO
Kados pemerintah mulai kep.desa ngantos presiden

3. GHUZZAT
Kados TNI Polri dll

4. AHLUL KASBI
Kados pengusaha, petani dll

> La 4 nku wau wonten fadilae dewe2.

> Fadilae Ulama nku mulang, seng asline goblok dadi pinter

> Fadilae Umaro nku kabeh masyarakat terlayani

> Fadilae Ghuzzat nku ngamanaken lan damel tentrem masyarakat lan negoro

> Fadilae Ahlul Kasbi nku damel sandang pangan tercukupi lan terpenuhi (murah)

> Mugo2 tiang 4 nki dparingi kuat. Tapi tetep wonten seng namine SENGKUNI.

> Fadilae sengkuni nku ublek2 lan adu2. Mboten rela negoro aman.

MUGI DPARINGI LANCAR BAROKAH. ALFATIHA
==========================================================================
DAWUH SLOSOAN, 04 JULI 2017

> Wuquf Qolbi nku sak tingkah pola atine guneman ALLAH..ALLAH..

> Thoriqoh nku bengkel hati, penyejuk hati.

> Sakmangke usum tiang surbanan, udengan tibake ngeBOM (teroris), milo njobo nku sanes jaminan.

> Enten shahabat namine Abd Rohman bin Muljam. Hafid Quran, jenggote dowo, nggletek mateni putune kanjeng Nabi, (jagal manusia)

> Nek pun ngeten yknpo solusine yai ? ATI, ATI, ATI. Atine didandani, namine taqwa, carane yknpo ? damel dzikir.

> milo enten ILMU (teori) lan AMAL (praktek)

> nek jare tiang toriqoh "gak usah kakean cangkem" wes dilakoni ae.

> Qowaid Tasawuf :

INNAL FAQIHA HUWAL FAQIHU BIFI'LIHI
LAYSAL FAQIHU BINUTQIH WA MAQOLIHI

Tiang pinter nku tiang seng ngelakoni ilmune. Sanes tiang pinter nek mboten nglampahi npo seng diucapaken (ilmune)

> Mugo senajan titik tp tetep dlampahi.

MUGO ISTIQOMAH, BAROKAH. ALFATIHA
==========================================================================
DAWUH MBAHLEH NUZULUL QURAN

> Saknki malem tanggal 17 Romadon wancine NUZULUL QURAN,

> Quran dturunaken selama 23th, pertama kali tanggal 17 Romadon tolek ilmu) iku 23th iku wes mapan, la nek 10th wes boyong, male ole mekitike tok.
semua butuh proses.

> Dasare aku nang kene iku 2:

1. Amar makruf nahi mungkar, dengan didasari kasih sayang

2. Akhlaqul karimah

> Enten seng tanglet macem2, turune alquran nku tgl 27, wonten male seng wulan suro, ngge enten teng guo Hiro.
lintune ditrunaken ten Makkah kale ten Madinah.

> Saiki tak kei contoh. Molai TK sampek S3 iku butuh 21th.

dadi standarte awakmu m0ndok (gulo jawab. Sedanten betul, soale turune quran selama 23th. Kersane mbten salah paham.
==========================================================================
DAWUH SLOSOAN, 30 JAN 2018

> Nyambut damel nku ibadah bongso MUAMALAH, nk kados wiritan dll ngeten nki bongso UBUDIYAH

> Npo se sebabe kok katah tiang podo madosi duwek ? soale duwek nku manfaate gwede, kangge seng saget nggunaaken.

> Tiang ge ngoten, sakpinter2e tiang nk pun kengeng duwek goblok ndadak. La pejabat2 mentri sg korupsi nku ge tiang pinter.

> Sak digdoyo2ne tiang jaler nk wes kenek mbah.dok goblok ndadak. Kyk iwak kenek gedek. Soale pas posisi salah

> Dunyo (duwek) nku sanes tujuan, tapi namung sarana kangge ngeteraken kekarepan. Samean bidal slosoan ge numpak duwek, totok mriki duwek e diparkir sameane mlebet msjid soale wes totok kekarepane.

> Sa'labah nku jama.ah sholat e kanjeng nabi setiap waktu, barang kenek duwek njebles pun (jama.ahe mandek). Akhire sampek mati kafir

MUGO2 REJEKINE JEMBAR BAROKAH. ALFATIHA



Wednesday, 21 February 2018

Buat kamu yang pengen punya banyak teman dengan memperbanyak kontak whats app atau sedang cari tutorial optimasi fitur situs toko online, mungkin ini bisa kamu coba, yaitu Cara Membuat Link Whatsapp Menuju Chat Langsung. Jadi, maksudnya adalah saat ada calon customer yang ingin menghubungi admin melalui whatsapp maka customer tinggal klik tombol atau link, kemudian otomatis masuk ke chat whatsapp tanpa perlu menambahkan contact terlebih dahulu.

Fitur seperti ini juga terkadang dikenal dengan istilah Bikin Link Auto-Order WhatsApp.

Sehingga customer akan dipermudah untuk melakukan komunikasi dengan seller/penjual. Akhirnya penjualan pun meningkat.. hahaha Oke, lanjut pembahasan utama aja ya..

Untuk membuat link whatsapp menuju chat langsung, kita bisa memanfaatkan script url seperti dibawah ini

https://api.whatsapp.com/send?phone=6285733092606&text=Assalamualaikum,%20Boleh%20Berkenalan%20Dengan%20Mas%20Arif?

Teman-teman tinggal copy script url diatas, lalu ubah bagian no telpon (6285733092606) dengan no milik Anda/Penjual, dan bisa juga mengubah kata-katanya.

*tanda %20 pada script url diatas artinya Space.

Jadi, saat ada yang klik link diatas, maka otomatis akan diarahkan ke aplikasi whatsapp.

Bagaimana jika ingin mengcustom url link chat whatsapp supaya mudah diingat/simpel dan gampang share di sosmed?

Jika teman-teman memiliki web toko online wordpress, maka bisa menggunakan plugin short url, seperti Plugin Pretty Link Lite.

Solusi gratis lainnya adalah menggunakan bit.ly atau sejenisnya. Caranya mudah, tinggal kunjungi situs https://bitly.com/ kemudian daftar, dan buat custom url deh.

Contoh Link Whatsapp Chat yang sudah di custom –> http://bit.ly/MasArifu

Untuk panduan cara membuat custom short url nanti akan dibuatkan pada postingan berikutnya ya.

Bagaimana jika kita ingin membuat widget tombol chat via whatsapp pada situs?

Caranya gampang, tinggal mencopy script html dibawah ini, jangan lupa ubah no telpon dan kata-katanya. Selanjutnya tinggal pasang pada widget blog/toko online Anda.

<center><a href="https://api.whatsapp.com/send?phone=6285733092606&amp;text=Halo%20gan,%20Saya%20mau%20order....."><img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0FaQkEkDyGxNsUmz0GOPc5-Zb6DAjqrA0pIyNY4Ocej94spVu2WTn2yfo-ZoKgp8neCOYclG9MbFZd3Gn4-N7xtw514EmgkvZ-EU9thafeq6Xe7VbBYtijYm164he_7PNicj3aXPX1y8/h90/Button+Chat+via+Whatsapp.png" style="    max-width: 100%;" / /></a></center>

Gimana mudah bukan? Kalau masih ada yang bingung, mohon ditanyakan dikomentar ya.

Demikianlah tutorial Cara Membuat Link Whatsapp Menuju Chat Langsung, semoga mudah dipahami dan bermanfaat.

Wednesday, 31 January 2018


Gerhana bulan dalam bahasa Arab disebut “khusuf”. Saat terjadi fenomena gerhana bulan kita dianjurkan untuk mengerjakan shalat sunah dua rakaat atau shalat sunah khusuf. Shalat sunah ini terbilang sunah muakkad.

و) القسم الثاني من النفل ذي السبب المتقدم وهو ما تسن فيه الجماعة صلاة (الكسوفين) أي صلاة كسوف الشمس وصلاة خسوف القمر وهي سنة مؤكدة

Artinya, “Jenis kedua adalah shalat sunah karena suatu sebab terdahulu, yaitu shalat sunah yang dianjurkan untuk dikerjakan secara berjamaah yaitu shalat dua gerhana, shalat gerhana matahari dan shalat gerhana bulan. Ini adalah shalat sunah yang sangat dianjurkan,” (Lihat Syekh Nawawi Banten, Nihayatuz Zein, Bandung, Al-Maarif, tanpa keterangan tahun, halaman 109).

Secara umum pelaksanaan shalat gerhana matahari dan shalat gerhana bulan diawali dengan shalat sunah dua rakaat dan setelah itu disusul dengan dua khutbah seperti shalat Idul Fitri atau shalat Idul Adha di masjid jami. Hanya saja bedanya, setiap rakaat shalat gerhana bulan dilakukan dua kali rukuk. Sedangkan dua khutbah setelah shalat gerhana matahari atau bulan tidak dianjurkan takbir sebagaimana khutbah dua shalat Id.

Jamaah shalat gerhana bulan adalah semua umat Islam secara umum sebagai jamaah shalat Id. Sedangkan imamnya dianjurkan adalah pemerintah atau naib dari pemerintah setempat.

Sebelum shalat ada baiknya imam atau jamaah melafalkan niat terlebih dahulu sebagai berikut:

أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامً/مَأمُومًا لله تَعَالَى

Ushallî sunnatal khusûf rak‘ataini imâman/makmûman lillâhi ta‘âlâ

Artinya, “Saya shalat sunah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah SWT.”

Adapun secara teknis, shalat sunah gerhana bulan adalah sebagai berikut:
1. Niat di dalam hati ketika takbiratul ihram.

2. Mengucap takbir ketika takbiratul ihram sambil niat di dalam hati.

3. Baca taawudz dan Surat Al-Fatihah. Setelah itu baca Surat Al-Baqarah atau selama surat itu dibaca dengan jahar (lantang).

4. Rukuk dengan membaca tasbih selama membaca 100 ayat Surat Al-Baqarah.

5. Itidal, bukan baca doa i’tidal, tetapi baca Surat Al-Fatihah. Setelah itu baca Surat Ali Imran atau selama surat itu.

6. Rukuk dengan membaca tasbih selama membaca 80 ayat Surat Al-Baqarah.

7. Itidal. Baca doa i’tidal.

8. Sujud dengan membaca tasbih selama rukuk pertama.

9. Duduk di antara dua sujud

10.Sujud kedua dengan membaca tasbih selama rukuk kedua.

11.Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua.

12.Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama. Hanya saja bedanya, pada rakaat kedua pada diri pertama dianjurkan membaca surat An-Nisa. Sedangkan pada diri kedua dianjurkan membaca Surat Al-Maidah.

13.Salam.

14.Imam atau orang yang diberi wewnang menyampaikan dua khutbah shalat gerhana dengan taushiyah agar jamaah beristighfar, semakin takwa kepada Allah, tobat, sedekah, memerdedakan budak (pembelaan terhadap kelompok masyarakat marjinal), dan lain sebagainya.

Apakah boleh dibuat dalam versi ringkas? Dalam artian seseorang membaca Surat Al-Fatihah saja sebanyak empat kali pada dua rakaat tersebut tanpa surat panjang seperti yang dianjurkan? Atau bolehkah mengganti surat panjang itu dengan surat pendek setiap kali selesai membaca Surat Al-Fatihah? Boleh saja. Ini lebih ringkas seperti keterangan Syekh Ibnu Sayyid Muhammad Syatha Ad-Dimyathi dalam I’anatut Thalibin berikut ini.

ولو اقتصر على الفاتحة في كل قيام أجزأه، ولو اقتصر على سور قصار فلا بأس. ومقصود التطويل دوام الصلاة إلى الانجلاء

Artinya, “Kalau seseorang membatasi diri pada bacaan Surat Al-Fatihah saja, maka itu sudah memadai. Tetapi kalau seseorang membatasi diri pada bacaan surat-surat pendek setelah baca Surat Al-Fatihah, maka itu tidak masalah. Tujuan mencari bacaan panjang adalah mempertahankan shalat dalam kondisi gerhana hingga durasi gerhana bulan selesai,” (Lihat Syekh Ibnu Sayyid Muhammad Syatha Ad-Dimyathi, I’anatut Thalibin, Beirut, Darul Fikr, 2005 M/1425-1426 H, juz I, halaman 303).

Selagi gerhana bulan berlangsung, maka kesunahan shalat dua rakaat gerhana tetap berlaku. Sedangkan dua khutbah shalat gerhana bulan boleh tetap berlangsung atau boleh dimulai meski gerhana bulan sudah usai. Demikian tata cara shalat gerhana bulan berdasarkan keterangan para ulama. 
Untuk Modul PPT bisa didownload disini 
Untuk Modul Pdf bisa didownload disini

Wallahu a’lam

Sunday, 28 January 2018



Belajar dari Kisah Uwais Al-Qarni

 

Khutbah I

اْلحَمْدُ للهِ اْلحَمْدُ للهِ الّذي هَدَانَا سُبُلَ السّلاَمِ، وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ النَّبِيّ الكَريمِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلَهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لا شَرِيك لَه، ذُو اْلجَلالِ وَالإكْرام، وَأَشْهَدُ أَنّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسولُه، اللّهُمَّ صَلِّ و سَلِّمْ وَبارِكْ عَلَى سَيِّدِنا مُحَمّدٍ وعلى اله وأصْحابِهِ وَالتَّابِعينَ بِإحْسانِ إلَى يَوْمِ الدِّين، أما بعد: فيايها الإخوان، أوصيكم و نفسي بتقوى الله وطاعته لعلكم تفلحون، قال الله تعالى في القران الكريم: أعوذ بالله من الشيطان الرجيم، بسم الله الرحمان الرحيم: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا الله وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا، يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ الله وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا وقال تعالى يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ.
صدق الله العظيم

Sidang Jum’ah rahimakumullah,

Allah SWT berfirman dalan Surah Al-Hujurat, Ayat 13:
إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ
Artinya: “Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa.”

Dalam ayat di atas terdapat 3 (tiga) kata kunci. Pertama “mulia”, kedua “Allah”, dan ketiga “takwa”. Ayat ini mengandung maksud bahwa mulia tidaknya seseorang sesungguhnya bergantung pada ketakwaannya kepada Allah SWT dan bukan kepada hal-hal yang bersifat duniawi. Dengan kata lain, yang disebut orang mulia sesunguhnya adalah mereka yang senantiasa berbuat kemuliaan berupa ketakwaaan. Definisi ini bersifat teologis karena bersumber pada keyakinan akan kebenaran firman Allah SWT di dalam Al-Qur’an.

Berdasar pada pandangan teologis tersebut, kita bisa membedakan antara orang mulia dengan orang yang dimuliakan. Orang mulia adalah mereka yang dimuliakan Allah karena senantiasa berbuat kemuliaan dengan melaksanakan hal-hal yang diperintahkan Allah SWT, dan meninggalkan apa yang dilarang-Nya. Sedangkan orang yang dimuliakan adalah mereka yang secara sosiologis dihormati masyarakat karena memiliki latar belakang tertentu seperti: jabatan, keturunan, kekayaan, keilmuan atau keahlian, dan sebagainya.


Sidang Jum’ah rahimakumullah,

Lewat khutbah ini, saya ingin mengajukan pertanyaan apakah orang mulia di sisi Allah itu sekaligus orang yang dimuliakan di dunia ini? Dengan kalimat lain, apakah orang-orang mulia karena ketakwaannya kepada Allah selalu dimuliakan juga oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-harinya?

Jawabnya, “tidak selalu” karena secara faktual ada beberapa orang mulia di sisi Allah keberadaannya diremehkan oleh masyarakat disebabkan tidak memiliki latar belakang tertentu yang bersifat duniawi seperti jabatan penting, kekayaan melimpah, nasab tinggi, dan lain sebagainya. Tentu saja ada banyak orang mulia di sisi Allah yang juga dihormati dalam masyarakat karena memiliki kriteria-kriteria tertentu yang berlaku di masyarakat seperti tersebut di atas.


Sidang Jum’ah rahimakumullah,

Salah satu contoh orang mulia di sisi Allah tetapi tidak dihormati oleh masyarakat adalah Uwais Al-Qarni - seorang pemuda miskin penduduk desa Qaran di Yaman. Dia menjalani kehidupan yang sulit bersama ibunya yang seorang janda. Ia pernah menderita penyakit kusta. Pakaiannya hanya ada dua helai. Uwais Al-Qarni bekerja hanya sebagai penggembala hewan ternak dengan upah tak seberapa. Dengan keadaan Uwais yang seperti itu ia sering ditertawakan, diolok-olok, dihina, dan dituduh mencuri ini mencuri itu. Tetapi semua perlakuan masyarakat seperti itu ia terima dengan sabar.

Ketika pada suatu hari ada seseorang yang bermaksud memberikan sedekah berupa dua helai pakaian, Uwais Al-Qarni menolaknya. Kepada orang tersebut, Uwais Al-Qarni mengatakan:

“Saya khawatir kalau pakaian ini saya terima, nanti orang-orang mengintrogasi saya dari mana saya mendapatkan pakaian ini. Mereka pasti tidak percaya dengan jawaban saya. Mereka akan menuduh saya kalau pakaian ini saya dapat kalau tidak dengan membujuk ya mencuri”.



Sidang Jum’ah rahimakumullah,

Sungguhpun Uwais Al-Qarni hidup dalam kemiskinan, ia menjalani kehidupannya dengan penuh ketakwaan. Bahkan ketakwaannya diakui oleh Rasulullah SAW meskipun diantara mereka belum pernah saling bertemu. Hal yang sangat menonjol dari ketakwaan Uwais Al-Qarni sebagaimana diceritakan Rasulullah SAW adalah baktinya kepada sang ibu yang luar biasa. Sejak kecil Uwais Al-Qarni selalu taat dan hormat kepada ibunya. Ketika sang ibu telah tua dan lumpuh, bakti Uwais kepada sang ibu semakin bertambah.

Suatu hari sebenarnya ia sangat rindu untuk bertemu Rasulullah SAW, namun ia selalu mengurungkan niatnya karena tak tega meninggalkan sang ibu sendirian di rumah tanpa ada yang merawatnya. Ketika pada suatu hari ia melihat ibunya cukup sehat, ia mendekat padanya untuk menyampaikan isi hatinya, yakni ingin bertemu atau sowan kepada Rasululullah SAW di Madinah. Uwais Al-Qarni memohon ijin kepada ibunya agar diperkenankan. Sang Ibu sangat terharu dengan keinginan Uwais untuk bertemu Rasululllah SAW. Sang ibu menjawab:

“Pergilah wahai anakku! Temuilah Nabi Muhammad SAW di rumahnya. Dan bila telah berjumpa, segeralah engkau kembali pulang”.

Akhirnya berangkatlah Uwais Al-Qarni ke Madinah yang jaraknya dari Yaman sekitar 400 kilometer. Tibalah Uwais Al-Qarni di kota Madinah dan segera menuju rumah Nabi Muhammad SAW. Diketuknya pintu rumah itu sambil mengucapkan salam. Tak ada jawaban dari Rasulullah SAW. Ia hanya mendapat jawaban dari istri beliau Aisyah RA yang mengatakan Rasulullah SAW sedang berada di medan perang dan belum diketahui kapan beliau kembali. Uwais Al-Qarni teringat pesan ibunya untuk segera pulang. Maka segeralah ia pulang ke Yaman meski dengan hati yang hampa karena gagal bertemu Rasulullah SAW yang sangat dirindukannya. Namun sebelum pulang, Uwais Al-Qarni sempat menitipkan salam untuk Rasulullah SAW lewat Aisyah RA.

Ketika Rasulullah SAW pulang ke rumah, Aisyah RA memberitahukan tentang kedatangan seorang laki-laki tak dikenalnya beberapa waktu sebelumnya. Rasulullah SAW menjelaskan kepada Aisyah bahwa laki-laki itu bernama Uwais Al-Qarni meski beliau belum pernah bertemu secara langsung. Ia adalah anak yang sangat taat kepada ibunya. Ia tak populer di kalangan penduduk bumi karena miskin sekali, tetapi ia sangat terkernal di kalangan penduduk langit.

Sedemikian istimewa Uwais Al-Qarni hingga Rasulullah SAW menceritakannya kepada Umar bin Khattab RA dan Ali bin Abi Thalib RA:
سَيَقْدَمُ عَلَيْكُمْ رَجُلٌ يُقَالُ لَهُ أُوَيْسٌ كَانَ بِهِ بَيَاضٌ , فَدَعَا اللَّهَ لَهُ فَأَذْهَبَهُ اللَّهُ ، فَمَنْ لَقِيَهُ مِنْكُمْ فَمُرُوهُ فَلْيَسْتَغْفِرْ لَهُ

Artinya: “Kelak akan datang seorang laki-laki bernama Uwais. Ia memiliki belang putih. Ia berdoa agar Allah menghilangkan belang itu, maka Allah menghilangkannya (kecuali di lengannya). Barang siapa diantara kalian bertemu dia, maka termuilah dia dan mintalah padanya untuk memintakan ampunan kepada Allah.”

Pesan tersebut akhirnya benar-benar dilaksanakan oleh Ali bin Abi Thalib RA dan Umar bin Khattab RA ketika Rasulullah SAW telah wafat. Kepada Uwais Al-Qarni, kedua sahabat besar Rasulullah SAW tersebut mengatakan:
يَا أُوَيْس إِنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَليه وَسَلَّم أَمَرَنَا أَنْ نَسْأَلُكَ أَنْ تَسْتَغْفِرُ لَنَا

Artinya: “Hai Uwais sesungguhnya Rasulullah SAW telah memerintahkan kami agar engkau memintakan ampunan kepada Allah agar dosa-dosa kami diampuni-Nya.”

Mendengar apa yang dikatakan Ali bin Abi Thalib dan Umar bin Khattab RA tersebut, Uwais Al-Qarni hanya bisa menangis, tetapi kemudian memberikan jawaban bisa jadi orang yang dimaksudkan Rasulullah SAW itu bukan dirinya. Tetapi Ali bin Abi Thalib RA terus mendesak agar ia mau mendoakan bagi Umar bin Khattab RA dan Ali bin Abi Thalib RA karena sangat menyakini bahwa dialah orang yang dimaksudkan Rasulullah SAW. Akhirnya Uwais Al-Qarni bersedia memenuhi permintaan tersebut dengan memanjatkan doa ampunan kepada Allah bagi keduanya.


Sidang Jum’ah rahimakumullah,

Dari kisah Uwais Al-Qarni di atas, ada beberapa hal yang dapat kita petik sebagai pelajaran berharga. Pertama, orang mulia karena ketakwaannya kepada Allah SWT akan tetap mulia dan taat kepada-Nya meski seperti apapun kondisi sosial ekonominya. Ia akan tetap sabar dan istiqamah menjadi hamba-Nya yang saleh tanpa terpengaruh oleh hal-hal duniawi seperti tidak dihormati oleh masyarakat karena miskin.

Kedua, janganlah kita memandang seseorang dari sisi duniawinya, lalu merendahkannya karena bisa jadi ia memiliki sisi ukhrawi yang jauh lebih baik dari pada kita. Bisa jadi kita membutuhkan pertolongannya di akherat kelak berupa syafaat karena orang-orang mulia di sisi Allah seperti Uwais Al-Qarni dapat memberikan syafaat kepada orang-orang tertentu. Disebutkan dalam beberapa riwayat bahwa Uwais Al-Qani kelak ketika memasuki pintu surga diberhentikan langkah kakinya oleh Allah SWT. Allah menghendaki agar Uwais Al-Qarni berhenti sebentar untuk memberikan syafaat terlebih dahulu kepada orang-orang dari kabilah Rabiah dan Mudhar yang membutuhkan pertolongannya.



Sidang Jum’ah rahimakumullah,

Semoga kita semua dapat mengambil manfaat sebesar-besarnya dari kisah Uwais Al-Qarni. Barangkali di sekitar kita, ada orang-orang yang keadaannya mirip dengan Uwais Al-Qarni meski tidak sama persis, yakni tidak populer di masyarakat karena status sosialnya yang rendah. Orang seperti ini bisa jadi sangat poluler di kalangan penduduk langit jika terbukti memang selalu hidup dalam ketakwaan yang tinggi kepada Allah SWT dan selalu istiqamah dalam kebaikan-kebaikannya. Tidak selayaknya kita meremehkan orang seperti ini.
جَعَلَنا اللهُ وَإيَّاكم مِنَ الفَائِزِين الآمِنِين، وَأدْخَلَنَا وإِيَّاكم فِي زُمْرَةِ عِبَادِهِ المُؤْمِنِيْنَ : أعوذ بالله من الشيطان الرجيم، بسم الله الرحمن الرحيم: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا

باَرَكَ اللهُ لِيْ وَلكمْ فِي القُرْآنِ العَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيّاكُمْ بِالآياتِ وذِكْرِ الحَكِيْمِ. إنّهُ تَعاَلَى جَوّادٌ كَرِيْمٌ مَلِكٌ بَرٌّ رَؤُوْفٌ رَحِيْمٌ

Khutbah II
اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا

أَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَىيَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَاإنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ. عِبَادَاللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ
File Lengkap bisa didownload di sini

Wednesday, 24 January 2018


Pernahkah kita merasa beruntung hidup di Indonesia?

Pernahkah kita menyadari kalau air di Indonesia ini ternyata begitu nikmat?

Negara Indonesia merupakan negara dengan populasi penduduk yang terbanyak nomor 4 di dunia, memilki 17.000 pulau yang indah, memiliki ratusan bahasa daerah, pesona alamnya luar biasa, ekonominya terkuat 20 besar di dunia, belum lagi dengan ribuan prestasi lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu.

Apa lagi yang kurang dari negeri kita ini? Negeri yang sering disebut oleh para pujangga sebagai “surganya dunia” sampai-sampai mendapat predikat most beautiful island untuk Pulau Bali.

Sudah segitunya kenikmatan yang kita miliki sebagai bangsa Indonesia, sudah seharusnya kita punya rasa confident atau rasa kepercayaan yang tinggi di publik internasional. Tidak ada alasan bagi kita untuk merasa rendah diri dan menganggap negara lain lebih terhormat dari kita.

Salah satu kenikmatan negeri kita yang paling penulis rasakan adalah air. Air yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan air yang sangat nikmat, jernih, dan sehat. Walaupun kita memiliki 270 Juta lebih penduduk, air yang kita miliki masih berlimpah seolah tak ingin berhenti. Saya benar-benar baru menyadari bahwa Indonesia memiliki air yang sangat nikmat ketika saya mengalami macetnya pompa air yang terjadi di rumah. Dari Kejadian tersebut saya langsung merenung, di sini akses air 2 hari macet aja sudah  kebingungan padahal sumber air masih banyak, cuma media untuk mengambil airnya saya yang trouble. Ceritanya waktu pagi hari di hari selasa tanggal 23 Januari 2018, seperti biasa abis subuh saya menghidupkan sakelar pompa air yang berada di dekat kamar mandi untuk mengisi air, akan tetapi Ayah saya waktu itu mau setrika, karena listrik di rumah tidak kuat untuk menahan banyak beban listrik, maka solusinya adalah dengan tidak mengaktifkan sumber listrik tidak begitu digunakan, alhasil ayah saya tiba-tiba menekan tombol off pada sakelar pompa air, mungkin karena itu ato sebab yang lain (pompa air usianya terlalu tua) maka seketika itu pompa air tidak bisa digunakan. 

Jadi kami yang awalnya tiap pagi setelah sholat shubuh langus cuci-cuci piring dan barang pecah belah lainnya dengan menggunakan air dengan seenaknya tapi dengan peristiwa ini saya jadi sadar, betapa pentingnya peranan air tersebut, bahkan untuk mandi pun saya rela untuk numpang mandi dari Randupitu ke Kabunan.

Pada siang harinya seperti biasa setelah saya pulang dari sekolah, di dalam hati saya ada perasaan lega mungkin pompa airnya sudah dibenahi oleh orang tua saya, akan tetapi ternya masih belum bisa dipakai, akan tetapi setelah saya ngobrol bersama istri saya bahwa ayah akan mengganti pompa air lama dengan yang baru (membeli pompa air  baru) dengan meminta bantuan paman saya untuk memasangkan alat yang baru tersebut, akan tetapi walau sudah dipasang di sore harinya, masih belum berjalan dengan lancar, mungkin dikarenakan pipa paralon yang terhubung ke sumur ada yang bocor. so sampai sore hari pun kami tidak mendapat akses air.  

Sejak saat itu, saya sangat bersyukur tinggal di Indonesia, yang mana airnya sangat jernih dan bisa langsung diminum walaupun mentah. Di mana-mana ada sungai, danau, dan kolam. Dan air di Indonesia tidak perlu disaring sebelum diminum apalagi diberi zat penjernih.

Maka dari itulah, hanya karena air, saya sadar akan nikmat dan enaknya hidup di Indonesia. Segala permasalahan yang kerap melanda negeri kita tidak akan mengurangi rasa bersyukur kita tinggal dan hidup di negeri ini. Begitu juga dengan Anda. Berbahagialah menjadi orang Indonesia. Anda adalah “penghuni surganya dunia”.

Wednesday, 3 January 2018

Berikut ini adalah kalender 2018 
Bagi yang berminat monggo silahkan untuk mendownload
1. Januari
2. Pebruari

3. Maret

4. April

5. Mei

6. Juni

7. Juli

8. Agustus

9. September
10. Oktober 
11. Nopember
12. Desember

Tuesday, 31 October 2017

Sebentar lagi bulan Nopember tepat pada 07 Nopember 2017 usia saya genap 30 tahun. Hah 30 tahun? gak terasa ya waktu berlalu rasanya baru kemarin saya lulus kuliah, bekerja dan Alhamdulillah di tahun 2017 ini Allah SWT memberi anugerah bisa menikah dan tidak menjomblo lagi. Seperti tahun sebelumnya dan sejak dari dulu anak2, saya tidak merayakannya secara khusus  karena memang waktu kecilsaya dihabiskan di desa yg tidak mengenal kata ulang tahun jadi sampai dewasa udah terbiasa dan itu terasa biasa saja. Namun pada ultah ke 30 ini saya merasa ada satu perasaan yang berbeda. Tidak tahu sebabnya apa, yang jelas saya merasa usia 30 tahun adalah usia yang benar2  udah ’serius’. Usia dimana saya merasa tidak bisa ‘main2′ lagi dalam menjalani kehidupan di dunia yg singkat ini.
Flashback tentang kehidupan saya selama 30 tahun ini, berikut deskripsi singkatnya:
1. Usia 0-14 tahun saya habiskan di desa tercinta dengan orang tua (masih ngumpul dg orang tua)


2. Usia 5-11 >> MI


3. Usia 11-14 >> MTs

4. Usia 14-17 >> MA



5. Usia 17-21 >> S1


6. Usia 14-21 >> saya habiskan di Pesantren tuk menimba ilmu agama


7. Usia 18-20 >> Mulai berusaha mendapatkan uang sendiri dengan gabung di "Smile Computer" 

8. Usia 19-21 >> Jadi English Teacher di MA & SMK


9. Usia 21-27 >> Jadi Guru TIK & Produktif nyambi jadi tenaga Administrasi di MA & SMK 

10. Usia 21-29 >>Masih jadi Guru Produktif dan tenaga Administrasi di SMK 


11. Usia 27-28 >> Melanjutkan S2 



12. Usia 28-29 >> Jadi Tenaga Pendidik di Perguruan Tinggi dan Ikut membantu di MADIN sekitar tempat tinggal 




13. Usia 29 >> Alhamdulillah tepat pada tanggal 7 Juli 2017 saya menikah dengan istri saya lewat proses ta'aruf yang sangat singkat. 



14. Usia 30 >> Mencoba memperbaiki masalah spiritualitas, keluarga, kerjaan dan keuangan dan berusaha menjadi manusia yang lebih baik lagi dari tahun-tahun yang sebelumnya. 

Apa yang sudah saya lakukan? Apa yang sudah saya capai? Sudahkan saya menjadi dewasa dalam arti yang sesunguhnya? Kira2 saya hidup berapa tahun lagi ya berdasarkan rata2 usia hidup orang Indonesia? Kapan bisa kaya raya? Bagaimana kehidupan rohani saya? Kesehatan saya? Sudahkah jadi anak yang baik? Sudahkah jadi suami, ayah, pendidik dan sahabat yang baik? dan seterusnya. Berbagai macam pertanyaan seolah muncul silih berganti di kepala. semoga saja dengan memohon bantuan dan hidayah Allah SWT, saya bisa mewujudkan apa yang terbaik buat saya dan keluarga. Amiin
Selamat ulang tahun untuk diri saya, Be Strong, More hardwork and more Relligious.