www.arifusan.esy.es. Powered by Blogger.

Wednesday, 29 April 2026

Kegiatan keagamaan bertajuk Ngaji Cafe to Cafe (NCTC) kembali digelar dengan konsep santai namun penuh makna. Acara ini berlangsung pada Selasa, 28 April 2026 pukul 19.00 WIB di KopiRex Gank, kawasan Randupitu, arah Pandaan Gunung Gangsir.

Mengusung tema “Jangan Pernah Menyerah”, acara ini menghadirkan penceramah muda inspiratif, Gus Romy Syib yang dikenal dengan gaya dakwah ringan, dekat dengan masyarakat, serta mudah dipahami oleh berbagai kalangan.

Dalam ceramahnya, Gus Romy menyampaikan sejumlah pesan penting tentang kehidupan, keluarga, dan keimanan. Ia menekankan bahwa didikan anak harus dilandasi kasih sayang, bukan kekerasan. Menurutnya, sikap keras justru membuat anak menjauh dan berpotensi mencari pelarian di luar rumah.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya saling menghargai dalam rumah tangga. Suami tidak boleh bersikap kasar kepada istri, dan sebaliknya istri tidak terus-menerus merendahkan suami. Keharmonisan keluarga, kata dia, dibangun dari kesabaran, pengertian, dan doa satu sama lain.

Gus Romy juga menjelaskan konsep dasar kehidupan seorang manusia yang terdiri dari empat hal utama, yakni doa, ikhtiar, tawakal, dan inabah (menerima hasil dengan lapang dada). Keempat hal ini harus berjalan seimbang agar hidup tetap tenang dan terarah.

Lebih lanjut, ia mengajak jamaah untuk tidak mudah putus asa. “Selama masih hidup, kesempatan selalu ada. Gagal itu bukan akhir, tapi bagian dari proses,” pesannya.

Dalam hal rezeki, Gus Romy menegaskan bahwa rezeki datang dari berbagai jalan. Oleh karena itu, manusia tidak boleh berburuk sangka kepada Allah ketika merasa kekurangan, melainkan harus tetap berusaha dan yakin bahwa Allah Maha Kaya.

Ia juga mengingatkan bahwa berbuat baik tidak selalu langsung disukai orang lain. Bahkan, orang yang berusaha memperbaiki keadaan seringkali mendapat penolakan. Namun hal itu adalah risiko yang harus diterima selama berada di jalan yang benar.

Pesan lainnya adalah pentingnya memperlakukan orang lain dengan baik. Apa yang dilakukan kepada orang lain akan kembali, dan jika tidak dibalas manusia, maka Allah yang akan membalasnya.

Gus Romy turut menekankan agar masyarakat tidak mudah menyalahkan atau meremehkan orang lain, karena hal itu bisa menjadi tanda hati yang kurang baik. Sebaliknya, setiap orang dianjurkan untuk melihat sisi baik dari sesama.

Menutup ceramahnya, ia menegaskan bahwa segala urusan harus dikembalikan kepada Allah, namun tetap disertai usaha nyata. Berserah diri bukan berarti pasif, melainkan tetap aktif berdoa dan berikhtiar.

Acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan live dari Embun Band serta grup banjari Nurul Jadid, yang menambah suasana hangat dan kebersamaan di tengah jamaah.

Melalui kegiatan ini, panitia berharap masyarakat semakin termotivasi untuk menjalani hidup dengan sabar, usaha, doa, serta sikap baik kepada sesama, dan selalu berprasangka baik kepada Allah tanpa mudah menyerah.

Wednesday, 22 April 2026

 

Prestasi membanggakan diraih oleh KIM Gempar Randupitu yang berhasil meraih Juara 2 dalam ajang penghargaan KIM Berprestasi pada kegiatan Sosialisasi Revitalisasi Peran Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Kabupaten Pasuruan pada hari Rabu 22 April 2026.

Kegiatan yang digelar di Aula Lesehan Pak Majid, Pandaan ini menjadi momentum penting kebangkitan KIM setelah sempat vakum akibat pandemi Covid-19. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan serta perwakilan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Penghargaan yang diraih KIM Gempar menjadi bukti nyata konsistensi komunitas tersebut dalam melakukan diseminasi informasi kepada masyarakat, khususnya dalam menyajikan konten positif dan edukatif di tingkat desa.

Dalam pemaparan materi, narasumber dari Diskominfo Jawa Timur, , menegaskan pentingnya transformasi KIM di era digital. Ia menyampaikan bahwa sesuai , KIM kini bertransformasi dari “kelompok” menjadi “komunitas” yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“KIM harus menjadi subjek yang aktif dalam mengelola informasi, sekaligus mampu membangun narasi positif di tengah masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Forum KIM Kabupaten Pasuruan, , mengungkapkan bahwa capaian KIM Gempar menjadi salah satu indikator keberhasilan revitalisasi KIM di daerah.

“Dari total 28 KIM yang sudah terdaftar resmi, KIM Gempar menunjukkan performa yang konsisten dalam produksi dan penyebaran informasi,” ujarnya.

Dalam ajang penghargaan KIM Berprestasi 2025, berikut daftar peraih penghargaan:

  1. Juara 1: KIM Indrokilo
  2. Juara 2: KIM Gempar
  3. Juara 3: KIM Lapu Joyo
  4. Juara 4: KIM Pelangi
  5. Juara 5: KIM Unggul Harapan

Selain pemberian penghargaan, kegiatan ini juga menekankan pentingnya peran KIM sebagai mitra resmi pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat, menangkal hoaks, serta mengangkat potensi lokal seperti UMKM dan pariwisata desa.

Ke depan, KIM diharapkan mampu bertransformasi menjadi komunitas digital yang mandiri, termasuk memanfaatkan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan website sebagai sarana promosi sekaligus peluang ekonomi bagi anggotanya.

Dengan semangat kolaborasi, seluruh peserta yang hadir sepakat untuk menguatkan kembali peran KIM sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Monday, 2 February 2026

 


Universitas Yudharta Pasuruan menyelenggarakan kegiatan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Wisuda Tahun 2025 yang dirangkaikan dengan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) serta kegiatan silaturahmi dan rekreasi bersama pimpinan universitas. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri oleh Rektor, para Wakil Rektor I–IV, pimpinan fakultas, lembaga, UPT, biro, serta seluruh sivitas akademika.

Acara diawali dengan pembacaan basmalah, hamdalah, doa bersama, dzikir, serta pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an sebagai ungkapan syukur dan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar serta membawa keberkahan bagi institusi.

Laporan LPJ Wisuda Tahun 2025 disampaikan oleh Ketua Panitia Wisuda. Dalam laporannya dijelaskan bahwa Wisuda ke-22 Universitas Yudharta Pasuruan telah meluluskan 673 wisudawan dan secara umum seluruh rangkaian kegiatan wisuda berjalan dengan baik dan lancar.

Dari sisi keuangan, tercatat total pemasukan sebesar Rp1.165.500.000 dan total pengeluaran sebesar Rp877.983.000, sehingga terdapat sisa anggaran sebesar Rp215.715.000. Sisa dana tersebut selanjutnya dialokasikan untuk mendukung kegiatan universitas, termasuk pelaksanaan LPJ dan RTM.

Hasil evaluasi pelaksanaan wisuda telah dirangkum dalam dokumen LPJ sebagai bahan perbaikan dan penyempurnaan pelaksanaan wisuda di tahun berikutnya, yang direncanakan akan diselenggarakan oleh Fakultas Agama Islam (FAI).

Kegiatan dilanjutkan dengan serah terima dokumen LPJ Wisuda Tahun 2025 dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) kepada Fakultas Agama Islam (FAI). Dengan diserahkannya dokumen tersebut, LPJ Wisuda 2025 secara resmi dinyatakan diterima dan ditutup.

Agenda berikutnya adalah Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) yang membahas capaian kinerja, evaluasi, serta rencana tindak lanjut pengelolaan universitas. Dalam RTM, masing-masing Wakil Rektor menyampaikan laporan sesuai bidangnya, antara lain:

Bidang pendidikan dan pembelajaran, meliputi implementasi kurikulum OBE, pemanfaatan Learning Management System (LMS), serta asesmen berbasis Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL).

Bidang SDM, terkait percepatan jabatan fungsional dosen, studi lanjut S3, serta redistribusi Beban Kerja Dosen (BKD).

Bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, dengan fokus peningkatan publikasi bereputasi, paten dan HKI, serta kolaborasi riset nasional dan internasional.

Bidang kemahasiswaan, mencakup prestasi mahasiswa, kewirausahaan, serta implementasi program Kampus Berdampak.

Bidang sarana prasarana dan tata kelola, meliputi penguatan sistem informasi, monitoring kinerja, serta peningkatan layanan laboratorium dan perpustakaan.

RTM menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis sebagai dasar peningkatan kinerja universitas pada tahun 2026.

Dalam arahannya, pimpinan universitas menekankan pentingnya percepatan layanan akademik dan budaya kerja cerdas. Beliau mengingatkan bahwa seluruh sivitas akademika pada hakikatnya hadir untuk melayani mahasiswa, sehingga kebutuhan yang bersifat urgen—terutama yang berkaitan dengan sarana pembelajaran—harus segera ditindaklanjuti agar tidak menghambat proses akademik.

Pimpinan universitas juga mengapresiasi kebijakan peningkatan publikasi ilmiah yang melibatkan mahasiswa, karena dinilai mampu memberikan dampak besar terhadap capaian kinerja universitas secara kolektif. Selain itu, ditegaskan pula komitmen universitas dalam:

Penyederhanaan sistem akreditasi berbasis data digital,

Pemanfaatan pusat data dan teknologi informasi,

Penguatan budaya kerja kolaboratif dan berbasis data,

Pemenuhan standar mutu program studi melalui peningkatan kualifikasi dosen bergelar doktor.

Menjelang penutupan, pimpinan universitas mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjaga kekompakan, integritas, serta mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadan dengan semangat kebersamaan dan keikhlasan.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, harapan keselamatan dalam perjalanan, serta sesi foto bersama seluruh peserta.

Setelah itu dilanjutkan dengan liburan ke Bromo, adapun dokumentasi perjalanan terlampir sebagai berikut: