www.arifusan.esy.es. Powered by Blogger.

Saturday, 14 January 2017

Berikut ini adalah step by step tutorial membuat E-Book:
A. Install intel XDK dan Brackets
B. Terhubung dengan Hyperlink
C. Heading, paragraph & Images
D. Mempercantik Teks
E. Makeover dengan style
F. Self Assemen
G. Make APK
H. Upload di Youtube
===========================================================================
Ok langsung kita Mulai Acaranya biar tidak bertele-tele.
A. Install intel XDK dan Brackets
Jadi di sini kita menggunakan 2 software yaitu Bracket dan Intel XDK >> Software bisa didownlod disini.
Saya yakin seyakin-yakinnya saudara semua InsyaAllah uda bisa Menginstal, coz tinggal klik nak nek yas yes continou aja😋
B. Terhubung dengan Hyperlink

1.  Buka Intel XDK >> Klik Start A NEw Project
2. Klik Template >>Blank>>Standart HTML5>>Continou

3. Isikan nama Project Directori contoh D:/ebook dan Project Name contoh ebook >>Klik Create

4. Tunggu nanti tampilannya akan nampak seperti ini
sabar, bentar lagi akan muncul tampilan seperti ini >> terus klik OK

5. Buka Windows Explore dan arahkan ke folder D:/ebook (ini relatif kok gak harus di partisi D:/)

6. Download File ebook.zip disini

7. Ekstrak file ebook.zip tersebut >>kemudian kopi seluruh folder dan file
 8. Buka Folder www. >> paste seluruh folder di sini

9. Selanjutnya buka software XDK >> Klik tab Simulate >>Klik Preview

10. Klik Menu dan lihat hasilnya

11. Buka Software Bracket >>Klik File>>Open Folder>>Buka Folder yang dituju

12. Berikut ini tampilan isi folder D:\ebook\www

13. DoubleClick Index.html >> Isi file index.html

14. Perhatikan baris 31 s.d 38>>Silahkan rubah seperti di gambar berikut


15. Lihat Hasilnya akan seperti ini (jika Berhasil)

C. Heading, Paragraph dan Images

1. Buka Software Intel XDK >> Klik Start A New Project

2. contoh rumus script



Contoh Script Membuat Formating Pargra


3. Langkah berikutnya adalah buka file index.html

4. Silahkan modifikasi file index.html baris ke-26. ganti dengan mata pelajaran

5. Selanjutnya modifikasi index.html baris 65, 66,74, 75, 84 dan 85 seperti di bawah ini

6. Silahkan modifikasi bab1.html baris 55 dan 56
    Baris 55 Heading silahkan ganti dengan judul materi.
    Baris 56 ganti Lorem ipsum dengan isi materi

7. Silahkan tambahkan judul seperti baris 57 dan tambahkan paragraf seperti baris 58.

8. Panduan untuk memasukkan gambar

9. Buka kembali file index.html
    Perhatikan baris 62. fotografi3.jpg adalah gambar yang dimasukkan ke dalamfolder library. begitu juga dengan baris 71, file fotografi1.jpg

10. dan lihat hasilnya akan nampak seperti ini

11. Masih di file index.html
  Perhatikan baris 101. masarifu.jpg adalah gambar yang telah dimasukkan ke dalam folder library.

12. Dan Lihat hasilnya

13.
14.
15.
16.
17.
18.



 <<Bersambung Coy>>




Tuesday, 10 January 2017

Berikut ini adalah profil dan Biodata para pendidik MI Nurul Huda Kepulungan  No NPSN 20548036.
yang telah berjasa dalam mendidiku sehingga menjadi aku yang seperti sekarang ini.

No
Profil
Foto
1
Drs. Ubaidillah
Alamat Rumah : Betas Kepulungan Gempol Pasuruan
Jabatan : Kepsek/Guru Aswaja (Kepala desa Kepulungan Sekarang)
WA/Telegram: +
PIN BB :
Situs Blog:

1
Istiqomah
Alamat Rumah : Randupitu Gempol Pasuruan
Jabatan : Guru Kelas
WA/Telegram: +
PIN BB :
Situs Blog:


2
Moh. Kholil, S.PdI
Alamat Rumah : Kabunan Rt. 01 Rw. 13 Kepulungan Gempol Pasuruan
Jabatan : Kepsek/Guru Kelas
WA/Telegram: +
PIN BB :
Situs Blog:


3
Moh. Alwi, S.PdI
Alamat Rumah : Kabunan Rt. 01 Rw. 13 Kepulungan Gempol Pasuruan
Jabatan : Guru Kelas
WA/Telegram: +
PIN BB :
Situs Blog:




3
Moh. Khoiron
Alamat Rumah : Tugusari Kepulungan Gempol Pasuruan
Jabatan : Guru Kelas
WA/Telegram: +
PIN BB :
FB : 
Situs Blog:





Sedangkan berikut ini adalah aku dan teman-temanku di MINU Nurul Huda Kepulungan

No
Profil
Foto
1
Arif
Alamat Rumah : Kabunan Kepulungan Gempol Pasuruan
WA/Telegram: +
PIN BB :


2
Moh. Mukhlis, S.Pd.
Alamat Rumah : Kabunan Rt. 02 Rw. 13 Kepulungan Gempol Pasuruan
Profesi : English Teacher 
WA/Telegram: +
PIN BB :
Situs Blog:


3
Ana Rohmawati
Alamat Rumah : Panjunan Kepulungan Gempol Pasuruan
WA/Telegram: +
PIN BB :
FB : 
Situs Blog:


3
Nur Kholis
Alamat Rumah : Kabunan Kepulungan Gempol Pasuruan
WA/Telegram: +
PIN BB :
FB : 
Situs Blog:



bersambung dulu ya !!!!
Bertepatan pada tahun 2017 Masehi Menurut penanggalan tionghua, tahun baru Imlek 2568 menandai dimulainya tahun ayam. Kalender tionghua adalah penanggalan yang menggunakan baik perputaran matahari dan perputaran bulan (lunisolar). Bila dihitung berdasarkan kalender masehi, tahun baru imlek selalu jatuh di antara bulan Januari dan Februari. Tahun ini perayaan tahun baru Imlek jatuh pada pada hari Sabtu, 28 Januari 2017.

Tahun baru Imlek biasanya dirayakan dengan makan malam bersama dengan keluarga, aktivitas membersihkan rumah untuk menyapu bersih "kemalangan" tahun lalu dan menyambut "nasib baik" di tahun yang baru. Selain itu perayaan Imlek tidak lepas dengan pemberian angpao atau amplop merah. Angpao biasanya diberikan oleh yang sudah menikah kepada yang masih belum menikah.

Di Indonesia, tahun baru Imlek ditetapkan sebagai hari libur nasional berdasarkan Keppres No 19/2002 dan mulai dirayakan sebagai hari libur nasional sejak tahun 2003. Selain di Indonesia, tahun baru Imlek juga merupakan hari libur nasional di Brunei, Filipina, Korea, Malaysia, Mauritius, Singapura, Tiongkok, Thailand dan Vietnam.

 Makna dan Sejarah Tahun Baru Imlek

Tahun Baru China merupakan hari raya yang paling penting dalam masyarakat China. Perayaan Tahun Baru China juga dikenal sebagai 春節 Chūnjié (Festival Musim Semi / Spring Festival), 農曆新年 Nónglì Xīnnián (Tahun Baru), atau 過年 Guònián atau sin tjia.

Diluar daratan China, Tahun Baru China lebih dikenal sebagai Tahun Baru Imlek. Kata Imlek (阴历 : Im = Bulan, Lek = penanggalan) berasal dari dialek Hokkian atau mandarinya yin li yang berarti kalender bulan. Perayaan Tahun Baru Imlek dirayakan pada tanggal 1 hingga tanggal 15 pada bulan ke-1 penanggalan kalender China yang menggabungkan perhitungan matahari, bulan, 2 energi yin-yang, konstelasi bintang atau astrologi shio, 24 musim, dan 5 unsur. (Festival Musim Semi).

Tahun Baru Imlek merupakan perayaan terpenting orang Tionghoa. Perayaan tahun baru imlek dimulai di hari pertama bulan pertama (bahasa Tionghoa: 正月; pinyin: zhēng yuè) di penanggalan Tionghoa dan berakhir dengan Cap Go Meh 十五冥 元宵节 di tanggal kelima belas (pada saat bulan purnama). Malam tahun baru imlek dikenal sebagai Chúxī yang berarti “malam pergantian tahun”

Karena 1/5 penghuni bumi ini adalah orang China, maka Tahun Baru China hampir dirayakan oleh seluruh pelosok dunia dimana terdapat orang China, keturunan China atau pecinan. Banyak bangsa yang bertetangga dengan China turut merayakan Tahun Baru China seperti Taiwan, Korea, Mongolia, Vietnam, Nepal, Mongolia, Bhutan, dan Jepang.

Khusus di daratan China, Hong Kong, Macau, Taiwan, Singapura, Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand dan negara-negara yang memiliki penduduk beretnis China, Tahun Baru China dirayakan dan sebagian telah berakultrasi dengan budaya setempat. Dirayakan di daerah dengan populasi suku Tionghoa, Tahun Baru Imlek dianggap sebagai hari libur besar untuk orang Tionghoa dan memiliki pengaruh pada perayaan tahun baru di tetangga geografis Tiongkok, serta budaya yang dengannya orang Tionghoa berinteraksi meluas. Ini termasuk Korea, Mongolia, Nepal, Bhutan, Vietnam, dan Jepang (sebelum 1873). Di Daratan Tiongkok, Hong Kong, Macau, Taiwan, Singapura, Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan negara-negara lain atau daerah dengan populasi suku Han yang signifikan, Tahun Baru Imlek juga dirayakan, dan pada berbagai derajat, telah menjadi bagian dari budaya tradisional dari negara-negara tersebut.


SEJARAH IMLEK

Sebelum Dinasti Qin, tanggal perayaan permulaan sesuatu tahun masih belum jelas. Ada kemungkinan bahwa awal tahun bermula pada bulan 1 semasa Dinasti Xia, bulan 12 semasa Dinasti Shang, dan bulan 11 semasa Dinasti Zhou di China. Bulan kabisat yang dipakai untuk memastikan kalendar Tionghoa sejalan dengan edaran mengelilingi matahari, selalu ditambah setelah bulan 12 sejak Dinasti Shang (menurut catatan tulang ramalan) dan Zhou (menurut Sima Qian). Kaisar pertama China Qin Shi Huang menukar dan menetapkan bahwa tahun tionghoa berawal di bulan 10 pada 221 SM. Pada 104 SM, Kaisar Wu yang memerintah sewaktu Dinasti Han menetapkan bulan 1 sebagai awal tahun sampai sekarang


MITOLOGI TAHUN BARU IMLEK

Berdasarkan cerita rakyat dan legenda kuno, tahun baru China dirayakan ketika orang China berhasil melawan hewan mitos yang disebut sebagai Nian yang berarti tahun dalam bahasa China. Makhluk Nian selalu muncul pada hari pertama Tahun Baru dan kedatangan Nian adalah memangsa hewan ternak, memakan hasil pertanian dan bahkan penduduk, terutama anak-anak.

Untuk selamat dari petaka Nian, masyarakat [desa] China akan menaruh sejumlah makanan di depan pintu mereka pada hari pertama tahun baru. Masyarakat percaya bahwa, jika Nian telah mengambil/memakan makanan yang telah disediakan oleh masyrakat, maka Nian tidak akan lagi menyerang orang/warga.

Suatu ketika, seorang penduduk menyaksikan [satu/seekor/semakhluk] Nian ketakutan dan lari menghindar dari seorang anak yang berkostum merah. Dari kejadian itu, maka penduduk desa akhirnya tahu kekurangan Nian yakni takut pada warna merah.

Semenjak itu, setiap menjelang dan selama Tahun Baru, penduduk akan menggantung lentera merah serta memasang tirai/gordin merah pada pintu dan jendela. Selain itu, masyarakat juga menggunakan mercun untuk menakuti Nian.Sejak itulah, Nian tidak pernah lagi muncul di desa mereka.Dan pada akhirnya, Nian berhasil ditangkap oleh Hongjun Lao Tze, seorang pendeta Tao. Nian kemudian menjadi hewan tunggangan Hongjun Lao Tze.

Adat-adat pengurisan Nian ini kemudian berkempang menjadi perayaan Tahun Baru. Guò nián (Hanzi tradisional: 過年; bahasa Tionghoa: 过年), yang berarti “menyambut tahun baru”, secara harafiah berarti “mengusir Nian”.


SEJARAH PENANGGALAN IMLEK

Huang Di

Dragon Latern
Sistem kalender China mulai dikembangkan pada millenium ketiga sebelum masehi, konon ditemukan oleh penguasa legendaris pertama, Huáng Dì, yang memerintah antara tahun 2698 SM – 2599 SM. Dan dikembangkan lagi oleh penguasa legendaris keempat, Kaisar Yáo. Siklus 60 tahun (gānzhī atau liùshí jiǎzǐ) mulai digunakan pada millennium kedua sebelum masehi. Kalender yang lebih lengkap ditetapkan pada tahun 841 SM pada zaman Dinasti Zhōu dengan menambahkan penerapan bulan ganda dan bulan pertama satu tahun dimulai dekat dengan titik balik matahari pada musim dingin.

Dinasti Qin

Kalender Sìfēn (empat triwulan), yang mulai diterapkan sekitar tahun 484 SM, adalah kalender China pertama yang memakai perhitungan lebih akurat, menggunakan penanggalan matahari 365¼ hari, dengan siklus 19 tahun (235 bulan), yang dalam ilmu pengetahuan Barat dikenal sebagai Peredaran Metonic. Titik balik matahari musim dingin adalah bulan pertamanya dan bulan gandanya disisipi mengikuti bulan ke 12. Pada tahun 256 SM, kalender ini mulai digunakan oleh negara Qín, kemudian diterapkan di seluruh negeri Cina setelah Qín mengambil alih keseluruhan negeri Cina dan menjadi Dinasti Qín. Kelender ini tetap digunakan sepanjang separuh pertama Dinasti Hàn Barat.

Dinasti Han

Kaisar Wǔ dari Dinasti Han Barat memperkenalkan reformasi kalender baru. Kalender Tàichū (Permulaan Agung) pada tahun 104 SM mempunyai tahun dengan titik balik matahari musim dingin pada bulan ke 12 dan menentukan jumlah hari untuk penanggalan bulan (satu bulan 29 atau 30 hari) dan bukan sesuai dengan prinsip terminologi matahari (yang secara keseluruhan sama dengan tanda zodiak). Sebab gerakan matahari digunakan untuk mengkalkulasi Jiéqì (ciri-ciri musim).


REALITAS MAKNA TAHUN BARU IMLEK

Terlepas apakah mitos itu benar atau tidak, yang pasti perayaan Imlek merupakan perayaan yang dilakukan oleh para petani di Cina setelah melewati musim dingin yang menusuk dan mensyukuri permulaan musim baru penuh harapan yakni musim semi yang terjadi tiap tahunnya.

Perayaan ini dimulai pada tanggal 30 bulan ke-12 dan berakhir pada tanggal 15 bulan pertama (Cap Go Meh). Acaranya meliputi sembahyang Imlek, sembahyang kepada Thian, dan perayaan Cap Go Meh. Tujuan dari persembahyangan ini adalah sebagai wujud syukur dan doa harapan agar di tahun depan mendapat rezeki lebih banyak, untuk menjamu leluhur, dan sebagai sarana silaturahmi dengan kerabat dan tetangga.

Yang pasti, hari raya Imlek merupakan momen pertemuan seluruh anggota keluarga sekali dalam setahun. Anggota keluarga akan bersilahturahmi, saling berbagi dan memberikan pengalaman selama setahun. Perayaan ini menjadi sangat berarti tatkala setiap anggota keluarga dan tetangga saling menjalin kasih, saling mengayomi, dan memulai lembaran baru (dengan pakaian baru).


TAHUN BARU IMLEK DI INDONESIA

Di Indonesia, selama tahun 1968-1999, perayaan tahun baru Imlek dilarang dirayakan di depan umum. Dengan Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 1967, rezim Orde Baru di bawah pemerintahan Presiden Soeharto, melarang segala hal yang berbau Tionghoa, di antaranya Imlek.

Masyarakat keturunan Tionghoa di Indonesia kembali mendapatkan kebebasan merayakan tahun baru Imlek pada tahun 2000 ketika Presiden Abdurrahman Wahid mencabut Inpres Nomor 14/1967. Kemudian Presiden Abdurrahman Wahid menindaklanjutinya dengan mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 19/2001 tertanggal 9 April 2001 yang meresmikan Imlek sebagai hari libur fakultatif (hanya berlaku bagi mereka yang merayakannya). Baru pada tahun 2002, Imlek resmi dinyatakan sebagai salah satu hari libur nasional oleh Presiden Megawati Soekarnoputri mulai tahun 2003.

 

Wednesday, 4 January 2017



 Kalau di masa lalu kita belajar *Waktu* adalah *Uang*, Mulai saat ini kita belajar 

 *Waktu* adalah *Nafas* ". 

*Waktu* adàlah *Ibadah*". 

*Waktu adalah Nafas* yang setelah terlewat tidak akan bisa kembali… 
*WAKTU adalah Ibadah* karena setiap detik harus bernilai Ibadah. 

Apa pun aktivitasnya.... Manusia sesungguhnya hanya pengendara di atas punggung usianya. Digulung Hari demi hari, Bulan dan Tahun tanpa terasa.... Nafas kita terus berjalan seiring jalannya Waktu, setia menuntun kita ke pintu kematian.... Sesungguhnya *Dunia*-lah yang makin kita *Jauhi* ...dan *Liang Kubur*-lah yang makin kita *Dekati*... 1 hari berlalu, berarti 1 hari pula berkurang usia kita.... Umur kita yg tersisa di hari ini sungguh tak ternilai harganya, Sebab esok hari belum tentu jadi bagian dari diri kita. Karena itu, 

*Jangan biarkan* HARI INI berlalu tanpa TABURAN KEBAIKAN yang bisa kita LAKUKAN,... JANGAN tertipu dengan *USIA MUDA*, karena *SYARAT* untuk MATI tidaklah harus *TUA*..... JANGAN terperdaya dgn badan *Sehat*, karena *SYARAT MATI* tidak pula harus *SAKIT*.... *Teruslah* *Berbuat baik…* *Berkata baik…* WALAU tak banyak orang yg *Mengenali kebaikan kita*, tapi *KEBAIKAN* yg kita lakukan adalah *KEBAHAGIAAN* dimana perbuatan BAIK kita akan terus dikenang oleh mereka yg kelak kita tinggalkan.... Jadilah seperti *AKAR yg TIDAK TERLIHAT*, tapi tetap *MENYOKONG KEHIDUPAN*... Jadilah seperti *JANTUNG yg TIDAK TERLIHAT*, tapi terus *BERDENYUT* setiap saat TANPA HENTI; Hingga membuat kita *TERUS HIDUP*, sampai *BATAS WAKTUNYA utk BERHENTI*... Semoga hari ini *Lebih Baik dari Hari Kemarin*...dan tahun 2017 *Lebih baik* dari tahun 2016 ...