www.arifusan.esy.es. Powered by Blogger.

Wednesday, 5 August 2026

 


Menyongsong awal tahun akademik baru, Fakultas Teknik menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Semester Ganjil 2026/2027. Agenda strategis ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan fakultas, ketua program studi (kaprodi), serta seluruh dosen dari berbagai rumpun keilmuan di lingkungan Fakultas Teknik.

Rakor yang berlangsung komprehensif ini membahas berbagai evaluasi penting dari tahun akademik sebelumnya serta merumuskan langkah taktis guna meningkatkan mutu akademik, tata kelola program studi, pencapaian akreditasi, hingga penguatan tridharma perguruan tinggi.

1. Implementasi Kurikulum Berbasis OBE (Outcome-Based Education)

Fokus utama dalam bidang akademik pada semester ini adalah penajaman kurikulum berbasis OBE. Fakultas mengimbau seluruh dosen untuk merampungkan dan menyelaraskan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) masing-masing mata kuliah.

  • Standar RPS: RPS wajib memuat Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), serta metode pembelajaran berbasis Problem-Solving atau Project-Based Learning.
  • Pengembangan Pembelajaran: Aktivitas pengembangan materi, modul, hingga buku ajar oleh dosen tidak hanya berguna untuk menunjang sertifikasi dosen (serdos), tetapi juga dapat diklaim secara resmi dalam Beban Kinerja Dosen (BKD).

2. Kebijakan Baru Publikasi Ilmiah Mahasiswa & Skripsi

Guna mendongkrak reputasi akademik dan memenuhi standar Indikator Kinerja Utama (IKU), fakultas menetapkan regulasi ketat sekaligus apresiasi khusus terkait luaran studi mahasiswa:

  • Pembebasan Ujian Skripsi untuk Sinta 2: Mahasiswa tingkat akhir yang berhasil mempublikasikan karya ilmiahnya di jurnal internasional bereputasi atau Sinta 2 ke atas diberikan kebijakan apresiasi berupa pembebasan dari ujian skripsi, dan cukup menyerahkan kliping laporan penelitian/jurnal.
  • Standar LOA & Pengawasan Ketat: Mengingat adanya temuan terkait penggunaan Letter of Acceptance (LoA) palsu dari layanan instan yang tidak kredibel, dosen pembimbing diwajibkan melakukan monitoring dan verifikasi berlapis terhadap proses publikasi mahasiswa.
  • Publikasi Sinta 4: Standar minimal luaran umum diarahkan pada Sinta 4 atau disesuaikan dengan kemampuan finansial serta kompetensi mahasiswa di masing-masing prodi.

3. Optimalisasi Peran Dosen Perwalian (PA) dan Beasiswa KIP

Peran dosen perwalian kini diperluas secara signifikan. Dosen PA tidak sekadar bertindak sebagai penandatangan Kartu Rencana Studi (KRS), melainkan bertindak sebagai mentor akademik utama:

  • Grup Bimbingan Wajib: Setiap dosen PA diwajibkan memiliki grup komunikasi (WhatsApp) aktif untuk mengawal studi mahasiswa bimbingannya dari semester awal hingga lulus tepat waktu.
  • Pengawalan Mahasiswa KIP: Penanganan khusus diberlakukan bagi mahasiswa penerima beasiswa KIP serta mahasiswa dengan status keaktifan bermasalah agar tidak menjadi temuan audit lembaga pengawas (seperti BPK).

4. Penguatan Capstone Project, PKN, dan Magang Mandiri

Pelaksanaan mata kuliah praktikum besar seperti Capstone Project dan Praktik Kerja Nyata (PKN) turut dievaluasi agar memberikan output yang nyata:

  • Capstone Project: Pelaksanaan proyek akhir kelompok ini wajib dibimbing langsung oleh tim dosen, dengan luaran berupa produk aplikasi, hak kekayaan intelektual (HKI), atau artikel ilmiah.
  • SOP PKN Mandiri: Prodi, bersama tim pengelola, berkomitmen merumuskan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang lebih jelas terkait konversi SKS dan pelaporan PKN/Magang Mandiri guna meminimalisir kebingungan di kalangan mahasiswa.

5. Akselerasi Karier Dosen, Serdos, dan Hibah Penelitian

Peningkatan mutu SDM dosen menjadi salah satu sorotan penting dalam rakor ini demi memperkuat rasio akademik dan bobot akreditasi fakultas:

  • Peningkatan Jabatan Akademik: Dosen yang telah memenuhi syarat didorong untuk segera memproses kenaikan pangkat fungsional (Lektor maupun Lektor Kepala).
  • Sertifikasi Dosen (Serdos): Dosen yang telah memiliki NIDN dan memenuhi pelaporan BKD selama empat semester dipersiapkan untuk mengikuti program sertifikasi.
  • Kolaborasi Penelitian: Para dosen diimbau untuk tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan membangun kolaborasi riset lintas dosen maupun lintas prodi guna memaksimalkan peluang lolos pendanaan hibah internal maupun nasional (seperti DRTPM).

Rapat koordinasi ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif, sinkronisasi plotting dosen pengampu mata kuliah untuk semester ganjil, serta penetapan jadwal yudisium dan persiapan penyambutan mahasiswa baru. Melalui langkah-langkah strategis ini, Fakultas Teknik optimistis dapat terus mencetak lulusan yang kompeten serta meningkatkan performa institusi secara berkelanjutan.