www.arifusan.esy.es. Powered by Blogger.

Sunday, 14 June 2026

  


A. Rapat Koordinasi dengan PCL

RANGKUMAN KOORDINASI PERSIAPAN PENDATAAN LAPANGAN

Hari : Sabtu, 13 Juni 2026

Tempat : Karangrejo Gempol

Berikut adalah poin-poin penting hasil diskusi mengenai persiapan pelaksanaan pendataan lapangan:

1. Agenda Pertemuan dan Pembentukan Grup

- Pertemuan Besar: Wajib dihadiri seluruh anggota tim dan dijadwalkan pada minggu depan (tempat dan waktu akan diinformasikan kemudian). Kegiatan ini difasilitasi dengan anggaran yang tersedia.

- Pertemuan Kecil: Bersifat insidental sesuai kebutuhan untuk koordinasi, evaluasi, dan monitoring langsung di lapangan.

- Grup Komunikasi: Dimohon agar segera dibuat grup khusus koordinasi tim kecil yang beranggotakan PCL, PML, dan PPL demi kelancaran komunikasi.

2. Persiapan Menjelang Tanggal 15 Juni 2026

- Kesiapan Logistik: Dokumen pendukung lainnya sudah siap. Namun, nempek (stiker/peta) masih dalam proses pencetakan oleh pihak provinsi dan akan dibagikan saat pelaksanaan pertemuan besar.

- Pengecekan Wilayah Tugas (Pre-list):

- PML wajib memastikan setiap PPL telah mengecek akses akun/aplikasi.

- Minimal harus ada satu RT yang datanya sudah masuk dan sesuai dengan pre-list agar pendataan bisa berjalan lancar mulai tanggal 15.

- Segera laporkan jika terdapat ketidaksesuaian data wilayah.

- Strategi Awal:

- Disarankan memulai pendataan di wilayah yang paling mudah atau tetangga terdekat terlebih dahulu sebagai pemanasan, guna meminimalisir rasa grogi terutama bagi petugas baru.

- PML diminta melakukan pendampingan langsung kepada mitra baru.

3. Koordinasi dengan Pihak Kecamatan

- Tim dijadwalkan berkumpul di kantor kecamatan pada hari Senin pagi pukul 09.00 WIB.

- Agenda: Audiensi dan pelaporan kepada Camat serta sesi dokumentasi.

- Spanduk sosialisasi harus sudah terpasang di area kantor kecamatan.

4. Beban Kerja dan Target Harian

- Target Produktivitas: PPL diharapkan mampu menyelesaikan minimal 10 hingga 15 data per hari agar pekerjaan tidak menumpuk di akhir periode.

- Beban Wilayah: Rata-rata beban muatan wilayah di kecamatan ini adalah sekitar 630 titik data (di atas rata-rata kecamatan lain yang berkisar 500-550).

- Dukungan Tim: Petugas diharapkan tidak stres atau overthinking. Jika ada anggota yang bebannya terlalu berat, tim dapat saling bahu-membahu (dikeroyok) menyelesaikannya di akhir masa pendataan.

5. Teknis Aplikasi dan Pengelolaan Data

- Prosedur Reject: Pada minggu pertama, PML diminta berhati-hati dan tidak sembarangan melakukan reject data. Lakukan sinkronisasi dengan teliti.

- Keamanan Data:

- PPL wajib melakukan submit seluruh data atau backup terlebih dahulu sebelum melakukan sinkronisasi untuk mencegah kehilangan data.

- Data pada akun PML aman karena tersimpan di server pusat.

- Fitur sinkronisasi pada PPL (khususnya sinkronisasi assignment) berfungsi untuk menarik kembali data yang pernah di-reject oleh PML.

- Masa Kontrak Aplikasi: Terkait tampilan masa kontrak yang tersisa 18 hari, akan ada proses sinkronisasi periode pada bulan Juli untuk perpanjangan waktu akses.

6. Evaluasi Berkala

- Mengingat jadwal yang padat (pola 2 hari kerja lapangan, 1 hari evaluasi), pertemuan evaluasi tidak harus selalu dilakukan secara tatap muka.

- Dapat dilakukan secara daring menggunakan Zoom guna efisiensi biaya dan waktu.

B. Koordinasi awal PML dengan PPL

Sebelum melakukan koordinasi, PML mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan seperti surat tugas, peta, dan dokumen lainnya. 



Setelah itu mengundang ppl untuk koordinasi mengenai kesiapan acara pelaksanaan sensus. 




Disisi lain salah satu pml ada yang bertugas memasang banner pemberitahuan ke warga sekitar, letak pemasangannya di Balai Desa Randupitu. 



C. Hari pertama pendataan


Sebelum terjun langsung ke lapangan para petugas PML melakukan Rapat Koordinasi bersama PCL di Kantor Kecamatan Gempol Pada hari Senin, 5 Juni 2026. Adapun hasil dari Rapat tersebut antara lain: 

I. Manajemen Personel dan Alur Komunikasi (PML & PPL)

 1. Pengawalan Khusus PPL Baru

 - PML (Petugas Pemeriksa Lapangan) diinstruksikan memberikan pengawalan ketat kepada PPL (Petugas Pendataan Lapangan), khususnya bagi petugas mitra atau yang baru bergabung pada Hari ke-1.

- Pengawalan ini krusial karena Hari ke-1 menjadi penentu rasa percaya diri petugas di lapangan. PML wajib memastikan PPL memahami medan, batas wilayah, dan teknis pengelolaan data.

 

2. Strategi Target Penyesuaian (Hari 1 & 2)

 - Dua hari pertama difokuskan untuk adaptasi fitur aplikasi dan ritme kerja lapangan.

- Manajemen memaklumi jika target kuantitas belum tercapai di awal (misalnya hanya mendapatkan 5 responden). Prioritas utama adalah proses pembelajaran (learning curve) agar petugas siap di hari berikutnya.

- Larangan Keras: Tidak boleh ada petugas yang absen tanpa alasan jelas pada Hari ke-1, karena akan mengganggu ritme kerja di hari-hari selanjutnya.

 3. Hierarki Penyelesaian Masalah

 - Jika PPL mengalami kendala, pertanyaan diajukan terlebih dahulu di grup internal masing-masing.

- PML berkewajiban memberikan solusi awal. Jika kendala bersifat sistemik atau belum terselesaikan, masalah diteruskan ke grup besar.

- PPL diperbolehkan berdiskusi langsung di grup besar agar komunikasi aktif dan seluruh petugas dapat belajar dari studi kasus yang sama.

 II. Prosedur Teknis Pra-Lapangan & Kunjungan

 1. Kelengkapan Instrumen Wajib

 - Alat pelindung diri (K3).

- Peta Blok/Wilayah: Wajib dibawa, jelas, dan lengkap isinya.

- Surat Tugas Resmi dan dokumen RPL (Rekap Pendataan Lapangan).

 2. Mekanisme Kunjungan

 - Sebelum menemui warga, petugas wajib melakukan koordinasi atau sowan kepada Ketua RT/RW setempat dengan menunjukkan Surat Tugas dan RPL.

- Petugas dapat meminta bantuan RT untuk menjembatani atau membuat janji temu agar proses pendataan berjalan lancar.

 3. Teknis Pendataan

 - Pendataan dilakukan berbasis satu rumah/satu keluarga utuh. Tujuannya agar responden lebih mudah mengingat informasi dan data yang dihasilkan akurat.

- Dilarang mendata secara acak atau melompat antar-rumah tanpa urutan yang jelas.

 III. Standardisasi Dokumentasi & Mitigasi Aplikasi

 

1. Metode Pengambilan Foto

 - Dokumentasi wajib dilakukan setiap hari dengan tenang dan tidak terburu-buru agar tidak mengganggu proses wawancara.

- Instruksi Penting: Pengambilan foto dilarang menggunakan kamera bawaan aplikasi utama. Petugas wajib menggunakan aplikasi kamera eksternal, disarankan Open Camera atau sejenisnya (misal: Timestamp Camera).

 2. Alasan dan Mitigasi

 - Kamera bawaan aplikasi sering mengalami error pada pelacakan koordinat, waktu, dan fase.

- Dengan Open Camera, informasi waktu dan lokasi akan terkunci secara akurat pada foto.

- Jika data tagging di aplikasi utama hilang, petugas memiliki bukti cadangan dan bisa memasukkan data secara manual, sehingga tidak perlu melakukan kunjungan ulang ke lokasi yang sudah didata.

- Link aplikasi akan dibagikan melalui grup komunikasi.

 IV. Penanganan Anomali Data & Sinkronisasi

 1. Karakteristik Muatan Wilayah

 - Jumlah muatan per wilayah RT berkisar antara 500 hingga 650.

- Perbedaan jumlah ini wajar karena batasan wilayah merujuk pada kondisi riil di lapangan, bukan pembagian rata kuota.

 2. Solusi Data Ganda / Pindah Tempat

 - Terdapat kasus nama responden duplikat atau responden sudah pindah alamat.

- Karena di aplikasi tidak tersedia menu "Hapus" atau "Duplikat", maka langkah yang diambil adalah menandai status responden tersebut sebagai "Tidak Ditemukan" pada titik lokasi yang salah/lama.

- Perbedaan data ini wajar karena database (pre-list) yang digunakan memiliki rentang waktu tertentu, sehingga ada kemungkinan alamat masih menggunakan data lama.

 3. Kasus Khusus: Sengketa Administrasi

 - Kondisi di mana warga secara fisik tinggal di RT A, namun secara administrasi tercatat di RT B.

- Aturan Penyelesaian:

- Jika terjadi pada 1-2 keluarga, cukup tandai sebagai "Tidak Ditemukan" di lokasi yang tidak sesuai.

- Jika terjadi kesalahan massal (satu RT seluruhnya tertukar), PPL wajib segera berkoordinasi dengan PML/Admin agar data dipindahkan secara kolektif melalui sistem. Hal ini akan memperluas cakupan wilayah pendataan petugas


D. Rapat Koordinasi

1. Koordinasi dengan tim besar


NOTULEN RAPAT KOORDINASI

 SENSUS EKONOMI 2026

 Hari/Tanggal: Jumat, 19 Juni 2026

Waktu: 09.00 WIB – Selesai

Tempat: Ruang Rapat BPS Kabupaten Pasuruan & Zoom Meeting

Pimpinan Rapat: Koordinator Statistik Kecamatan / Pimpinan BPS Kab. Pasuruan

Peserta: PML, PPL, dan Tim Teknis

 AGENDA RAPAT

 1. Evaluasi pelaksanaan pendataan lapangan.

2. Teknis penggunaan aplikasi FASIH.

3. Pembahasan administrasi dan keuangan.

4. Target capaian dan percepatan kerja.

 HASIL RAPAT / KESIMPULAN

 1. MEKANISME KERJA & TARGET

 - Rapat Rutin: Dilaksanakan setiap minggu (Weekly Meeting) sesuai instruksi BPS Pusat dan Provinsi.

- Target Capaian:

- Target ideal: 1,5% per hari.

- Target realistis (minggu pertama): 0,75% per hari (karena masih masa adaptasi).

- Capaian hari ke-1 hingga ke-5 belum dijadikan patokan baku karena petugas masih beradaptasi.

- SLS Percepatan: Wajib diselesaikan paling lambat tanggal 30 Juni 2026. PML diminta membantu langsung mencacah jika diperlukan.

 2. ARAHAN TEKNIS PENDATAAN

 - Probing & Validasi: Petugas wajib melakukan pencacahan secara menyeluruh (tidak lewat cacah) untuk mencegah anomali data.

- Kelengkapan Data: Pastikan seluruh anggota keluarga dalam Kartu Keluarga (KK) terdata lengkap, termasuk yang mondok atau merantau.

- Data Referensi (Ngibar):

- SPPG, Puskesmas, RS: Sudah terdata, cukup lakukan tagging di aplikasi.

- Pustu, SD, SMP, SMA: Data belum masuk sistem, wajib dicacah manual sesuai SOP.

 3. TEKNIS APLIKASI FASIH

 - Kinerja Server: Aplikasi dinilai stabil dan mampu menampung ribuan pengguna.

- Tips Penggunaan:

- Lakukan download wilayah tugas dan submit data pada luar jam kerja agar lebih cepat.

- WAJIB BACKUP DATA secara berkala sebelum sinkronisasi untuk menghindari kehilangan data.

- Pastikan menggunakan Versi Template & Rule Validasi terbaru (4.4.5) agar tidak error saat approve.

- Komunikasi: PML wajib aktif di grup diskusi untuk melaporkan kendala lapangan.

 4. ADMINISTRASI & KEUANGAN

 - Paket Data: Sudah cair. Jika belum menerima atau bermasalah, segera konfirmasi dan kirim screenshot bukti.

- Honor Pelatihan: Sudah ditransfer.

- Catatan: Kendala sering terjadi karena nomor rekening tidak aktif atau nama pemilik rekening tidak sesuai dengan nama petugas.

- Syarat: Rekening wajib atas nama sendiri.

- Etika Kerja: Dilarang keras menerima gratifikasi atau imbalan apapun dari responden.

- Dokumentasi: Wajib mendokumentasikan seluruh kegiatan pelatihan maupun kerja lapangan.

 KEPUTUSAN / TINDAK LANJUT

 1. Seluruh petugas memperhatikan masa kerja SLS Percepatan hingga 30 Juni 2026.

2. Melakukan backup data dan menggunakan aplikasi versi terbaru.

3. Segera menyelesaikan administrasi keuangan yang bermasalah.

4. Menjaga integritas dan tidak menerima gratifikasi.

2. Koordinasi PML dengan PCL Gempol

- Aset: Kepemilikan aset (motor, kulkas, dll) harus jelas milik KK mana, tidak boleh dicatat bersama.

 3. Pekerja Pada Usaha

 - Pemilik Usaha: Masuk kategori Pekerja Dibayar (meskipun tidak mengambil gaji bulanan secara eksplisit).

- Keluarga Pembantu: Istri/Anak/Saudara yang membantu (minimal 1 jam/minggu) masuk Pekerja Tidak Dibayar.

- Catatan: Sangat tidak wajar jika sebuah usaha (warung/toko) hanya dikerjakan oleh 1 orang saja tanpa ada yang membantu sama sekali. PPL diminta untuk menggali informasi ini dengan benar.

 IV. KENDALA TEKNIS APLIKASI (FASIH)

 1. Status "Meninggal":

- Bisa di-input dan di-approve. Cukup lakukan tagging khusus jika diperlukan.

2. Status "Tidak Ditemukan":

- Rule validasi sudah diperbaiki. Sekarang data status ini sudah bisa di-approve oleh PML.

3. Error Sistem (Masalah Umum Hari Ini):

- Kendala: Tidak bisa mengisi jumlah anggota keluarga dan gagal submit.

- Penyebab: Menunggu perbaikan template atau rule validasi dari pusat.

- Solusi Sementara:

- Lakukan Backup Data sebelum sinkronisasi.

- Pastikan sudah update aplikasi ke versi terbaru.

- Jika masih error, harap bersabar menunggu perbaikan server. Data yang sudah didata tetap aman di draft.

 V. ADMINISTRASI, KOMUNIKASI, DAN ETIKA TIM

 1. Proses Reject Data:

- Jika ada data yang di-reject, PPL wajib melakukan Sinkronisasi.

- PML disarankan menyampaikan alasan reject dengan bahasa yang baik, mendidik, dan tidak menyalahkan secara pribadi agar tidak menyinggung perasaan.

- Kesalahan umum sebaiknya dishare di grup agar PPL lain juga tahu dan tidak mengulangi.

2. Manajemen Konflik:

- Segala perbedaan pendapat atau masukan diselesaikan secara kekeluargaan.

- Masukan diterima sebagai bahan perbaikan, bukan untuk diperdebatkan.

- Selesaikan masalah internal di tingkat tim masing-masing terlebih dahulu.

3. Transparansi:

- Jangan menutup-nutupi kesalahan atau kendala. Jika ada error atau kesulitan, sampaikan agar segera dicari solusi bersama.

  VI. KESIMPULAN DAN TINDAK LANJUT

 1. Segera perbaiki data yang statusnya reject dan submit data yang masih draft.

2. Kejar target harian agar dalam 2 hari ke depan tidak ada yang berstatus merah.

3. Perhatikan perbedaan satuan waktu pada Blok 16 (Rumah Tangga) dan Blok 27 (Usaha).

4. Perbaiki cara komunikasi dan pendampingan agar tetap kondusif dan tidak menekan.

5. Pantau terus perkembangan perbaikan aplikasi terkait kendala pengisian anggota keluarga.

6. Monitoring harian akan tetap dilakukan demi kelancaran bersama.

E. NOTULEN RAPAT KOORDINASI MITRA PENDATAAN KECAMATAN GEMPOL

 Rabu, 24 Juni 2026

Agenda Rapat:

Evaluasi Target Pendataan, Pemeriksaan Isian KBLI, dan Strategi Percepatan Pencapaian Target.

I. PEMBUKAAN

1. Rapat dibuka dengan doa bersama (membaca Surat Al-Fatihah) sebagai bentuk harapan agar kegiatan berjalan lancar dan membawa manfaat.

2. Penyampaian arahan dan pesan dari Bapak Penjabat (PJ) terkait pentingnya efisiensi waktu dalam pelaksanaan tugas pendataan.

II. PEMBAHASAN & KENDALA LAPANGAN

A. Validasi Data KBLI dan Keuangan Responden

- Kendala Utama: Ditemukan ketidaksesuaian data di lapangan, di mana pengeluaran responden seringkali lebih besar daripada pendapatan.

- Fakta Lapangan: Petugas Lapangan (PPL) melaporkan bahwa banyak warga menutupi kekurangan pendapatan tersebut dengan cara berhutang atau meminjam dana dari lembaga pembiayaan (contoh: Bank Mekaar).

- Masalah Sistem: Jika data diisi sesuai kondisi riil, sistem akan mendeteksi anomali dan menampilkan peringatan (warna merah/galak).


B. Capaian Target dan Kinerja Personel

- Peringkat: Posisi Kecamatan Gempol saat ini mengalami penurunan dan belum masuk dalam 5 besar tingkat kabupaten.

- Realisasi: Target ideal per petugas adalah 600–700 data, namun rata-rata data yang sudah approved baru mencapai angka 300–400 data.

- Deadline: Batas akhir pendataan diperkirakan jatuh pada tanggal 15 Juli.

- Kendala Personel: Terdapat beberapa petugas (contoh: Saudara Chandra) yang dinilai kinerjanya lambat dan kualitas datanya kurang baik, dikarenakan kurang mengenali wilayah tugas.

III. SOLUSI DAN STRATEGI PERCEPATAN

Untuk mengejar target minimal di akhir bulan, disepakati langkah-langkah strategis berikut:

1. Prioritas Submit & Approve

- Fokus utama saat ini adalah pemenuhan kuantitas target. Petugas diminta segera submit data dan Koordinator segera approve.

- Perbaikan data atau penyelesaian masalah anomali akan dilakukan di tahap akhir setelah proses pendataan selesai.

2. Fokus pada Rumah Tangga Non-Usaha

- Petugas disarankan mendahulukan pendataan pada rumah tangga yang tidak memiliki usaha. Isian datanya lebih singkat dan minim kendala/peringatan dari sistem, sehingga angka capaian bisa naik cepat.

3. Evaluasi dan Pengambilalihan Akun

- Bagi petugas yang dinilai tidak mampu mengejar target, akunnya akan diambil alih (diminta username dan password) untuk dikerjakan oleh tim koordinator atau dibantu tim lain demi kemajuan bersama Kecamatan Gempol.

4. Pencarian Kode KBLI

- Untuk memudahkan pencarian kode KBLI yang membingungkan, petugas disarankan menggunakan bantuan Meta AI atau pencarian Google dengan menambahkan kata kunci tahun "2026" agar hasil yang muncul akurat dan terbaru.

5. Monitoring Harian

- Koordinator akan membuat dan membagikan grafik perkembangan capaian harian di grup WhatsApp.

- Visualisasi data ini bertujuan untuk memacu semangat dan kompetisi sehat antar petugas agar saling mengejar ketertinggalan.

========================


NOTULEN RAPAT EVALUASI MINGGUAN

Sensus Ekonomi 2026 (SE2026)

Badan Pusat Statistik Kabupaten Pasuruan

 


📅 Hari/Tanggal: Jumat, 26 Juni 2026

📍 Tempat: BPS Kabupaten Pasuruan (Via zoom & Live Streaming)

👥 Peserta: Pimpinan, PML, dan PPL

1. AGENDA RAPAT

Evaluasi perkembangan pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 yang telah berjalan selama kurang lebih 10 hari sejak dimulainya pencacahan serentak pada tanggal 15 Juni 2026.

2. PEMBAHASAN & HASIL EVALUASI

A. Progres Pencacahan

- Total petugas yang diterjunkan: 1.513 orang (terdiri dari Petugas Pencacah Lapangan dan Petugas Pemeriksa Lapangan).

- Rapat membahas capaian kerja petugas pada pekan kedua pelaksanaan.

- Target penyelesaian seluruh pendataan adalah 31 Agustus 2026.

B. Kendala di Lapangan

Beberapa masalah yang ditemui selama proses pendataan:

- Adanya penolakan dari pelaku usaha besar atau pabrik.

- Kesulitan menemui responden (rumah tangga/usaha) yang tidak ada di tempat.

- Perbedaan pemahaman dalam pengisian kuesioner.

C. Solusi dan Arahan

- Petugas diinstruksikan untuk menggunakan pendekatan yang lebih komunikatif dan profesional.

- Meningkatkan koordinasi dengan aparat desa/kelurahan dan kecamatan setempat untuk membantu kelancaran akses.

- Menyamakan persepsi dan pemahaman konsep pengisian kuesioner agar standar data tetap terjaga.

D. Pengendalian Kualitas Data (Quality Control)

- Ditekankan pentingnya pemeriksaan ulang dokumen/kuesioner yang telah terisi.

- Menghindari error atau anomali data demi menjamin akurasi dan kredibilitas data ekonomi Kabupaten Pasuruan.

E. Koordinasi

- Mempererat komunikasi antara petugas lapangan, Koordinator Sensus Kecamatan (Koseka), dan tim pusat di BPS Kabupaten agar permasalahan dapat segera ditindaklanjuti.

3. KESIMPULAN

Rapat berjalan untuk memonitor kinerja petugas, menyelesaikan kendala lapangan secara cepat, dan memastikan seluruh proses pendataan berjalan sesuai metodologi standar BPS serta selesai tepat waktu.

 ===========================================


NOTULEN RAPAT EVALUASI SENSUS EKONOMI

Balai Desa Karangrejo Kecamatan Gempol

Waktu: 30 Juni 2026

Agenda: Evaluasi Kinerja Lapangan, Monitoring Pelaksanaan, dan Penguatan Tim

 

I. EVALUASI KINERJA DAN MOTIVASI

- Apresiasi: Pujian dan apresiasi disampaikan kepada petugas dengan capaian kinerja terbaik (di atas 40%), yaitu Ibu Imawati dan tim PML Ibu Tsamrotul Istijabah, sebagai motivasi bagi seluruh tim.

- Target Kinerja: Ditekankan pentingnya mencapai target progres harian rata-rata 25% agar target nasional dapat terpenuhi. Petugas diimbau untuk tidak menunda pekerjaan.

- Sistem Penilaian: Penilaian kinerja PML tidak hanya berbasis approval aplikasi, tetapi juga mencakup soliditas tim, kemampuan menyelesaikan kendala PPL, dan ketepatan data.

- Etika Kerja: Mengingat tugas ini adalah amanah negara, petugas diingatkan untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab dan niat ibadah. Sanksi berupa Surat Peringatan (SP) akan diberikan bagi petugas dengan kinerja kurang baik sebelum dinyatakan mengundurkan diri.

 


II. KENDALA TEKNIS DAN SOLUSI

1. Data Perusahaan Besar

- Kendala: Sering terjadi penolakan dari perusahaan besar terkait kerahasiaan data.

- Solusi: Lakukan pendekatan melalui perangkat desa/kecamatan. Jika masih menolak, tawarkan pengisian mandiri via e-kuesioner atau kuesioner fisik yang akan diawasi PPL.

- Penegasan: Data yang dikumpulkan bersifat agregat (kelompok), bukan data individual yang akan disebarluaskan.


2. Masalah Peta dan SLS

- Kendala: Terdapat perbedaan antara peta dengan daftar prelist (SLS bercampur).

- Tindakan: PPL wajib melakukan penelusuran wilayah di awal. Jika ada ketidaksesuaian, segera koordinasi dengan PML/PJ untuk pemindahan data. Peta adalah acuan utama; jika ada perubahan batas wilayah, wajib dicatat dalam dokumen PSLS.

 

3. Kategori Usaha

- Petugas diminta lebih teliti agar tidak melewatkan sektor pertanian (peternakan ayam/sapi, budidaya tanaman hias, dll). Seluruh usaha, sekecil apa pun, harus dicatat selama memenuhi syarat.

 


III. INSTRUKSI ADMINISTRATIF

- Tertib Administrasi: Seluruh petugas wajib mengisi daftar hadir dan surat pernyataan tidak menggunakan kendaraan dinas untuk transportasi.

- Penggunaan Aplikasi FASIH:

- Wajib melakukan sinkronisasi dan submit data setiap hari.

- Gunakan fitur "Simpan Sementara" jika koneksi bermasalah agar data tersimpan sebagai draf.

- Pastikan template/validasi aplikasi antara PPL dan PML selalu menggunakan versi terbaru.

- Status SLS: Setelah satu wilayah SLS selesai didata, PPL wajib mengubah status menjadi "Selesai" di aplikasi agar progres tercatat secara sistem.

 

IV. INFORMASI TAMBAHAN

- Personel Baru: Diperkenalkan Bapak Yusuf, staf baru BPS Kabupaten Pasuruan yang akan membantu monitoring wilayah Gempol.

- Dokumentasi: Seluruh kegiatan agar didokumentasikan (foto/video) untuk keperluan pelaporan.

 


TINDAK LANJUT

1. Segera menyelesaikan administrasi presensi dan surat pernyataan.

2. PML menindaklanjuti PPL yang memiliki progres masih di bawah 20%.

3. Fokus mengejar target harian dan memastikan tidak ada sektor usaha yang terlewat, khususnya sektor pertanian.

 

 ======================================

NOTULEN RAPAT WEEKLY MEETING

 


Kegiatan: Sensus Ekonomi 2026 (SE2026)

Hari/Tanggal: Jumat, 03 Juli 2026

Media: Zoom Meeting & YouTube Live

Agenda: Progress Pendataan, Evaluasi Capaian, dan Mekanisme Penanganan Anomali

I. PEMBUKAAN

Rapat dibuka dengan ucapan salam oleh pimpinan. Weekly Meeting ini merupakan agenda rutin setiap hari Jumat sebagai tindak lanjut arahan dari BPS Provinsi untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pendataan.

II. ARAHAN PIMPINAN

1. Evaluasi Capaian Pendataan

- Memasuki minggu ke-3 pelaksanaan, diperlukan percepatan penyelesaian pekerjaan.

- Target: Minimal 40% penyelesaian SLS per petugas hingga tanggal 15 Juli.

- Seluruh petugas diminta menjaga ritme kerja agar capaian Kabupaten tetap berada pada posisi terbaik di Jawa Timur.

- Apresiasi: Disampaikan penghargaan kepada Penanggung Jawab (PJ), Pengawas Lapangan (PML), dan Petugas Pencacah Lapangan (PPL) atas kerja keras sehingga capaian per tanggal 30 Juni sangat baik.

2. Menjaga Konsistensi Kinerja

- Terjadi perlambatan (stagnan) capaian setelah tanggal 30 Juni.

- Tindakan:

- PPL diminta segera melakukan submit hasil pendataan.

- PML diminta lebih aktif melakukan approval agar tidak terjadi penumpukan.

- Meskipun kendala jaringan dan aplikasi Defasih SM cukup berat, pekerjaan tetap harus berjalan dengan memanfaatkan waktu saat sistem lebih stabil.

 

3. Menjaga Kualitas Data

 

- Penyelesaian target tidak boleh mengorbankan kualitas data.

- Kesalahan pengisian akan memunculkan anomali yang justru menambah beban pekerjaan.

- Petugas diminta lebih teliti dalam wawancara dan pengisian kuesioner.

 

III. MATERI: MEKANISME PENANGANAN ANOMALI

(Disampaikan oleh pak Ardi )

A. Penjelasan Umum

- Anomali dapat muncul meski pendataan belum selesai karena data langsung diproses oleh pusat.

- Anomali bukan berarti data salah, melainkan indikator data yang perlu dikonfirmasi ulang.

B. Jalur Penanganan Anomali

Tahap 1:

- PPL / PML:

- Dilarang melakukan perbaikan langsung di aplikasi Defasih.

- Hanya memberikan keterangan rinci pada Spreadsheet (Google Sheet) yang disediakan.

- PJ:

- Bertugas menyelesaikan anomali di aplikasi Defasih SM.

- Melakukan pembetulan berdasarkan keterangan dari PML.

- Menandai anomali yang telah selesai.

C. Kesepakatan Rapat

- Pemberian keterangan di Spreadsheet menjadi tugas PML.

- PPL tetap fokus pada pendataan lapangan.

- PJ fokus menyelesaikan anomali pada aplikasi.

IV. JENIS-JENIS ANOMALI YANG SERING MUNCUL

- Biaya produksi dominan

- Keuntungan usaha negatif

- Penyertaan modal & Korporasi

- Data keuangan & Nilai Tambah Bruto (NTB)

- Hubungan aset, pekerja, dan produksi

- Penggunaan internet pada usaha

- Kepemilikan laporan usaha

- Perbedaan KBLI

V. PENEKANAN PENTING

Untuk PML:

- Memberikan keterangan yang jelas dan rinci (tidak cukup hanya menulis "salah input", tapi jelaskan bagian mana yang salah dan nilai yang benar).

- Tidak melakukan centang penyelesaian anomali.

Untuk PJ:

- Login menggunakan akun SSO.

- Buka Defasih SM > Pilih Edit Assignment.

- Tampilkan daftar anomali > Perbaiki data sesuai konfirmasi > Isi catatan > Kirim.

VI. PERMASALAHAN YANG DITEMUKAN

- Teknis: Server Defasih SM lambat, kendala login, dan proses approval yang memakan waktu.

- Pengisian: Masih ditemukan kesalahan konsep, antara lain:

- Pengeluaran tahunan dihitung bulanan ×12.

- Kesalahan pemilihan KBLI.

- Salah input biaya produksi menyebabkan keuntungan negatif.

VII. ARAHAN PENUTUP

- Penanganan anomali dilakukan bersamaan dengan proses pendataan.

- PML wajib memantau perkembangan PPL.

- Jika ada petugas tidak ada progres selama 3 hari berturut-turut tanpa keterangan, segera dilakukan pembinaan/tindak lanjut.

- Komunikasi antar PJ, PML, dan PML harus terus terjaga.

VIII. KEPUTUSAN RAPAT

1. Target minimal penyelesaian 40% per SLS hingga 15 Juli.

2. Seluruh PPL segera melakukan submit data.

3. PML aktif melakukan approval dan mencatat keterangan anomali secara rinci di Google Sheet.

4. PJ bertanggung jawab penuh memperbaiki anomali di aplikasi Defasih SM.

5. Kualitas data harus dijaga agar tidak menambah jumlah anomali.

6. Monitoring rutin dilaksanakan setiap minggu melalui Weekly Meeting.

 

Rapat ditutup dengan ucapan hamdalah dan salam, dilanjutkan dengan koordinasi internal tim.

===========================

NOTULEN RAPAT KOORDINASI dengan PML

 Evaluasi Kinerja, Penanganan Anomali Data, dan Persiapan Pencairan Honor

 Hari/Tanggal: Kamis, 9 Juli 2026

Waktu: 19.00 s.d selesai

Tempat: Hybrid warung Bebek & zoom

 


I. PROGRES PENDATAAN

 

1. Target Kinerja

- Ditetapkan target minimal harian bagi PPL sebanyak 15 pendataan dan 15 vaksin per hari.

- PML diminta untuk lebih menekankan target ini kepada seluruh tim, mengingat masih terdapat beberapa tim yang pencapaiannya berada di bawah standar. Diperlukan peningkatan intensitas kerja agar target tercapai.

2. Koordinasi dan Informasi

- PML diinstruksikan untuk selalu memantau dan menyimak informasi di grup besar (global) terkait pembaruan aplikasi maupun teknis pelaksanaan.

- Dilarang hanya mengandalkan informasi di grup lokal/Gempol agar tidak ada instruksi penting yang terlewat.

 

II. PENANGANAN ANOMALI DATA

 

Mulai tanggal 10, mekanisme penanganan anomali data akan diperketat. PML tidak cukup hanya memberikan keterangan di aplikasi (SPRIS), namun wajib melakukan tindakan nyata sebagai berikut:

 

- Jika data tidak sesuai/salah: PML wajib melakukan reject agar PPL segera melakukan perbaikan.

- Jika data sudah sesuai lapangan: Cukup memberikan keterangan di SPRIS: "Sesuai kondisi lapangan".

- Proses Perbaikan: Setelah data diperbaiki oleh PPL, wajib dicantumkan keterangan: "Diperbaiki oleh PPL".

 

3. Kualitas Isian

- Masih ditemukan banyak ketidaktepatan dalam pengisian data, misalnya pada data usaha (contoh: warung kopi yang tidak mencantumkan barang dagangan/makanan dan minuman).

- PML diminta lebih teliti dalam memverifikasi kualitas data, terutama terkait klasifikasi usaha (KBLI), sebelum data disubmit.

4. Wewenang

- Untuk Tahap 1, keputusan/eksekusi final tetap berada di tingkat Kabupaten. Namun, PML wajib memastikan alur komunikasi dan pemeriksaan data berjalan benar di tingkat bawah.

 III. PENCAIRAN HONOR (TERMIN)

 1. Target Waktu

- Pencairan honor ditargetkan terlaksana pada tanggal 15 – 20.

2. Syarat dan Ketentuan

- Pihak Kecamatan belum dapat memproses pencairan jika progres petugas masih berstatus "Merah" (di bawah 40%).

- Perhitungan capaian 40% tidak hanya dihitung dari jumlah muatan data, tetapi juga mencakup penyelesaian per SLS (Satuan Lingkungan Setempat).

3. Instruksi Khusus

- PML diharapkan bersikap lebih tegas terhadap PPL yang progresnya masih rendah.

- Ditekankan agar wilayah yang belum siap tidak menghambat proses pencairan bagi wilayah lain yang progresnya sudah mencapai di atas 50%.

 

Catatan:

Segala instruksi dalam rapat ini bersifat urgent dan harus segera dilaksanakan guna mengejar target waktu pencairan dan menjaga validitas data.

===========================

NOTULEN WEEKLY MEETING

Kegiatan: Evaluasi Progress Pendataan dan Penanganan Anomali Data

Media: Zoom Meeting

Waktu : Jumat 10 Juli 2026

Agenda: Evaluasi Anomali, Monitoring Kinerja, Persiapan Termin Honor, dan Tindak Lanjut Pendataan


I. Pembukaan

Rapat dibuka oleh pimpinan dan dilanjutkan dengan evaluasi perkembangan pendataan lapangan.

Fokus pembahasan diarahkan pada percepatan penyelesaian anomali data serta peningkatan kualitas hasil pendataan.

II. Hasil Pembahasan

A. Evaluasi Anomali Data

1. Anomali Kelistrikan

Kabupaten masih memiliki jumlah anomali yang tinggi, termasuk salah satu yang terbesar di Provinsi Jawa Timur.

Anomali terbesar berasal dari:

Pengeluaran listrik sangat rendah, namun rumah tangga memiliki aset/barang mewah.

PML diminta memastikan kondisi tersebut benar-benar sesuai fakta lapangan.

Untuk pelanggan listrik prabayar:

Nominal pembelian token tidak langsung dianggap sebagai pengeluaran bulanan.

Harus diproporsikan menjadi rata-rata pengeluaran per bulan.

Seluruh isian pengeluaran listrik harus diverifikasi kembali agar sesuai kondisi sebenarnya.

2. Anomali Pengeluaran Rumah Tangga

Ditemukan kesalahan pengisian pada komponen pengeluaran nonmakanan tahunan.

Pengeluaran tahunan bukan hasil mengalikan pengeluaran bulanan ×12.

Yang dimaksud pengeluaran tahunan adalah pengeluaran yang hanya terjadi pada waktu tertentu, misalnya:

Biaya kuliah.

Pengeluaran Hari Raya.

Pengeluaran besar lainnya yang tidak rutin setiap bulan.

Pengeluaran makanan mingguan harus berdasarkan pengeluaran riil, bukan hasil perkiraan (imputasi).

3. Anomali Usaha

Masih ditemukan kesalahan dalam pengisian biaya produksi.

Untuk usaha perdagangan, biaya utama bukan biaya produksi tetapi biaya perolehan barang dagangan.

Masih terdapat sekitar 1.500 usaha dengan keuntungan negatif atau tidak wajar.

PML diminta memastikan apakah usaha tersebut benar-benar mengalami kerugian atau terjadi kesalahan pengisian.

4. Arah Perbaikan

Seluruh PML diminta melakukan pembinaan kepada PPL agar kesalahan yang sama tidak terus berulang.

Perbaikan anomali harus segera dilakukan sebelum jumlah anomali semakin meningkat.

B. Monitoring Kinerja Pendataan

1. Disampaikan hasil monitoring capaian masing-masing petugas.

2. Masih terdapat petugas dengan status:

Rawan.

Belum layak.

Belum memenuhi target.

3. Saat rapat berlangsung masih tersedia waktu sekitar 6 hari untuk melakukan percepatan.

4. Seluruh koordinator diminta segera melakukan mitigasi terhadap petugas yang masih berada pada kategori rawan agar dapat memenuhi target.

C. Informasi Termin Honor

Honor dibayarkan dalam 2 termin.

Petugas yang belum memenuhi syarat pada Termin I tetap berpeluang menerima pembayaran pada Termin II setelah persyaratan terpenuhi.

Oleh karena itu seluruh petugas diminta segera memperbaiki capaian sebelum batas waktu.

D. Informasi dari Tim IPDS

1. Apabila terdapat assignment yang:

Sudah terlanjur ditandai selesai,

Namun seharusnya dihapus,

maka pengajuan dilakukan melalui link yang disediakan Tim IPDS.

2. Tim IPDS akan:

Menghapus assignment yang bermasalah.

Memberikan daftar progres penghapusan agar dapat dipantau oleh petugas.

III. Arahan Pimpinan

Seluruh PML diminta lebih aktif melakukan pemeriksaan kualitas data.

Percepatan penyelesaian anomali menjadi prioritas utama sebelum batas waktu pendataan.

Komunikasi teknis tetap dilakukan melalui grup koordinasi sehingga tidak diperlukan sesi tanya jawab yang panjang dalam rapat.

Petugas dengan capaian di bawah rata-rata diharapkan memperoleh pendampingan lebih intensif dari koordinator.

IV. Penutup

Rapat ditutup dengan apresiasi kepada seluruh petugas yang telah bekerja keras selama proses pendataan. Pimpinan mengajak seluruh tim memanfaatkan sisa waktu secara maksimal untuk meningkatkan kualitas data, menyelesaikan anomali, dan memastikan seluruh target pendataan dapat tercapai sesuai jadwal.

===================

📢 RAPAT KOORDINASI SENSUS EKONOMI 2026 Bersama PML Gempol

Kecamatan Gempol

Hari/tgl : Kamis, 16 Juli 2026

Tempat : Warung Capil Dusun Sejo Karangrejo Gempol

⏰ Target Waktu:

Seluruh kekurangan data SLS wajib selesai paling lambat 15 Agustus 2026

 📊 Capaian & Sasaran:

 - Rata-rata submit harian masih rendah (~6 kali/hari), HARUS DITINGKATKAN

- Prioritas utama: Percepatan pengiriman data

- PPL progres rendah akan diingatkan secara pribadi oleh PML/PJ Kecamatan

 🛠️ Langkah Kerja:

 - Optimalkan waktu lapangan & hubungi responden sebelum kunjungan

- Utamakan SLS yang masih banyak kekurangan

- Fokus perbaikan anomali: Awali dari data Pengeluaran Listrik, baru kemudian Pengeluaran Minus

- ❗ DILARANG ubah data tanpa konfirmasi ulang ke responden / menebak data


 🤝 Koordinasi:

 - PML pantau & bimbing PPL secara rutin

- Laporkan kendala segera untuk solusi bersama

- Gunakan pendekatan santun kepada responden

 💵 Informasi Honor:

Proses pencairan berjalan sesuai aturan, tetap selesaikan tugas & administrasi.

 Semangat! Jaga kualitas data, selesaikan tepat waktu 💪

=================================================

📋 NOTULEN WEEKLY MEETING SENSUS EKONOMI 2026
🗓️ Jumat, 17 Juli 2026
💻 Media: Zoom Meeting
📌 Agenda: Monitoring Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 Termin I

📢 Poin-Poin Hasil Rapat

1️⃣ Evaluasi Termin I 
✅ Weekly meeting bertujuan menyamakan persepsi pelaksanaan di lapangan.
✅ Saat ini telah memasuki akhir bulan pertama Termin I.
✅ Seluruh petugas diminta memastikan target Termin I tercapai sesuai ketentuan.

2️⃣ Persiapan Pencairan Honor Termin I 💰 Proses pencairan honor sedang dipercepat, namun administrasi masih berjalan.
📄 Dokumen yang harus dilengkapi: • SK • SPK • Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan (BAPP) • Rekap Honor • SPP • Dokumen Perpajakan (PPh) • Dokumen administrasi pendukung lainnya

➡️ PPL dan PML diminta responsif apabila ada permintaan kelengkapan dokumen.

3️⃣ Screenshot Dashboard 📸 Screenshot capaian disarankan diambil Minggu pagi.
⏰ Cut off capaian: Sabtu pukul 24.00 WIB.
📈 Data setelah cut off tetap dihitung sebagai bonus capaian dan tidak menghambat administrasi pembayaran.

4️⃣ Target Minimal Termin I 🎯 Setiap petugas wajib mencapai: 
✅ Minimal 40% muatan pendataan.
✅ Minimal 40% SLS telah disentuh.
➡️ Jika muatan sudah 40% namun SLS belum 40%, segera lanjutkan ke SLS berikutnya.

5️⃣ Implementasi Asas Harmoni 🤝 Terapkan budaya Harmoni dengan saling membantu antarpetugas.
✔️ Petugas yang targetnya sudah aman diminta membantu rekan satu tim yang masih tertinggal.

6️⃣ Evaluasi Capaian 📊 Masih terdapat 22 petugas yang belum mencapai target 40%.
🚀 Seluruh petugas diminta segera mengejar target.
📌 Petugas yang sudah mencapai target tetap melanjutkan pendataan dan tidak berhenti menunggu honor.

7️⃣ Validasi Data Administrasi Pastikan: 
✅ Nomor rekening benar.
✅ Nomor HP aktif.
✅ Tidak ada kesalahan identitas yang dapat menghambat pembayaran.

8️⃣ Perubahan Sistem Pembayaran ⚠️ Terdapat perubahan mekanisme pembayaran sehingga proses administrasi membutuhkan tambahan waktu sekitar 3 hari.
🏦 Tim administrasi diminta berkoordinasi dengan pihak BRI agar pembayaran tetap lancar.

9️⃣ Persiapan Termin II 📌 Jangan menunda penyelesaian pekerjaan.
📌 Kemungkinan penyelesaian anomali data menjadi salah satu syarat pencairan honor Termin II.
📌 Mulai selesaikan anomali sejak sekarang.

📍 Arahan Pimpinan 
✅ Tuntaskan target 40% muatan dan 40% SLS.
✅ Terapkan budaya Harmoni.
✅ Lengkapi seluruh administrasi pembayaran.
✅ Pastikan nomor rekening dan nomor HP sudah benar.
✅ Tetap melanjutkan pendataan meskipun target Termin I telah tercapai.
✅ Persiapkan Termin II dengan menjaga kualitas data dan menyelesaikan anomali.

🙏 Penutup
Pimpinan rapat menyampaikan apresiasi kepada seluruh PPL, PML, dan PJ atas kerja keras selama Termin I. Diharapkan seluruh petugas tetap menjaga semangat, komunikasi, koordinasi, dan kualitas pendataan agar target Sensus Ekonomi 2026 dapat tercapai sesuai jadwal.

https://www.youtube.com/channel/UCaDCspJFl5RP-WWQDrUURKw?sub_confirmation=1

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

=========================================
NOTULEN RAPAT EVALUASI DAN KOORDINASI SENSUS EKONOMI 2026
 
Hari/Tanggal: Kamis, 23 Juli 2026
Tempat : Balai Desa Karangrejo Gempol Pasuruan
Agenda: Monitoring Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 Termin I (Fokus Peningkatan Kualitas Pendataan)
Pimpinan Rapat: Koordinator BPS Kecamatan Gempol
Peserta: PML, PPL, serta seluruh tim pelaksana terkait
 
I. PEMBAHASAN UMUM
 
1. Perkembangan Pelaksanaan
Capaian pendataan di Provinsi Jawa Timur tergolong baik dan termasuk salah satu provinsi dengan capaian tertinggi. Mulai saat ini, fokus kegiatan tidak lagi hanya mengejar kuantitas, melainkan beralih sepenuhnya pada peningkatan kualitas data. Petugas diminta segera memperbaiki temuan dan kendala yang terjadi di lapangan.
2. Pencairan Honor Petugas
- Terjadi sedikit keterlambatan karena kendala teknis pada sistem transfer.
- Honor akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing petugas.
- Tidak ada potongan apapun dari pihak BPS maupun pihak lain, kecuali pajak sesuai ketentuan peraturan yang berlaku.
- Apabila ada oknum yang meminta potongan, harap segera laporkan ke BPS Kabupaten/Kota setempat.
3. Kelengkapan Administrasi
- Setelah honor diterima, petugas wajib segera menyelesaikan dokumen pertanggungjawaban sesuai aturan.
- Seluruh dokumen harus disimpan dengan rapi dan aman untuk keperluan audit.
 
II. MATERI UTAMA: PENINGKATAN KUALITAS PENDATAAN
 
A. Masalah Prioritas yang Harus Diminimalkan
 
Petugas diminta lebih teliti untuk menekan kesalahan berupa:
 
- Usaha tidak ditemukan (Not Found)
- Keluarga tidak ditemukan
- Data ganda (duplikat)
- Kesalahan klasifikasi jenis usaha
- Kesalahan identifikasi keluarga maupun unit usaha
 
B. Pemanfaatan Dashboard Monitoring
 
PML wajib memantau dashboard secara berkala untuk melihat:
 
- Persentase keluarga yang sudah didata
- Persentase usaha yang berhasil ditemukan
- Jumlah usaha/keluarga berstatus tidak ditemukan
- Perbandingan target dan realisasi kerja setiap PPL
Data ini menjadi dasar pembinaan bagi PPL yang capaiannya masih rendah.
 
C. Penanganan Ketidaksesuaian Data
 
Jika ditemukan kondisi berikut:
 
- Persentase keluarga sudah tinggi, namun capaian usaha masih rendah
- Banyak usaha/keluarga berstatus tidak ditemukan
 
Maka PML wajib:
 
- Mengonfirmasi langsung kepada PPL terkait penyebabnya
- Melakukan pengecekan ulang ke lapangan jika diperlukan
- Memastikan ketidaksesuaian benar-benar sesuai fakta, bukan karena kelalaian petugas
 
D. Ruang Lingkup Usaha Rumah Tangga
 
Seluruh unit yang memenuhi konsep usaha harus dicatat, termasuk:
 
- Warung kecil, usaha makanan/minuman rumahan
- Jasa dan usaha skala mikro lainnya
Usaha yang berada di dalam lingkungan rumah tangga dicatat sesuai ketentuan Sensus Ekonomi.
 
E. Perbandingan dengan Data Sebelumnya
 
Dashboard menyajikan perbandingan dengan:
 
- Data Sensus Pertanian 2023
- Data pra-pendataan (prelist)
Jika terjadi penurunan jumlah usaha/keluarga yang tidak wajar, PML wajib menelusuri penyebabnya secara mendalam.
 
F. Ketentuan Penetapan Status "Tidak Ditemukan"
 
Sebelum menetapkan status ini, petugas wajib:
 
- Mengecek ulang lokasi secara teliti
- Mengonfirmasi kepada tetangga, tokoh masyarakat, atau perangkat setempat
- Memastikan usaha benar-benar sudah tutup, pindah lokasi, atau tidak beroperasi lagi
Status hanya diberikan jika sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.
 
 
III. ARAHAN KHUSUS KEPADA PML
 
- Selalu mendampingi dan membimbing PPL di lapangan
- Melakukan evaluasi capaian melalui dashboard setiap hari
- Menyusun strategi percepatan untuk wilayah yang capaian usahanya masih rendah
- Menjadikan kualitas data sebagai prioritas utama menjelang berakhirnya Termin I
 
IV. KESIMPULAN & HASIL RAPAT
 
✅ Fokus pelaksanaan dialihkan dari pengejaran kuantitas menjadi penjaminan kualitas data
✅ PML wajib memantau dashboard setiap hari dan menindaklanjuti setiap anomali
✅ Status usaha/keluarga "tidak ditemukan" harus didasari verifikasi yang teliti
✅ Seluruh usaha yang memenuhi syarat wajib didata tanpa terkecuali
✅ Honor akan segera diproses setelah kendala teknis selesai; dilarang segala bentuk potongan di luar ketentuan pajak
✅ Seluruh tim diminta meningkatkan koordinasi agar target dan kualitas data tercapai optimal
 
V. PENUTUP
 
Keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya dinilai dari kecepatan penyelesaian, melainkan terutama dari akurasi, kelengkapan, dan kualitas data. Seluruh PML dan PPL diharapkan senantiasa berkoordinasi erat, memeriksa data secara berkala, dan segera menyelesaikan setiap temuan yang ada.

===================================================
NOTULEN RAPAT EVALUASI MINGGUAN SENSUS EKONOMI 2026

Hari/Tanggal: Jumat, 24 Juli 2026
Media: Zoom Meeting
Agenda: Evaluasi Capaian Pendataan dan Persiapan Penyelesaian Target Termin II

Pimpinan Rapat

Koordinator/Pimpinan Rapat

Pokok Pembahasan

1. Rapat dilaksanakan melalui Zoom sebagai pengganti rapat internal secara luring karena keterbatasan waktu dan menjelang batas akhir penyelesaian target.

2. Disampaikan bahwa hari Jumat merupakan hari terakhir sebelum memasuki pekan berikutnya, sehingga seluruh petugas diminta memaksimalkan penyelesaian pekerjaan yang masih tertunda.

3. Seluruh PML dan PPL diimbau untuk:

Tetap menjaga semangat kerja.

Tidak menunda pekerjaan hingga menjadi beban pada hari berikutnya.

Menyelesaikan target secara bertahap dan disiplin.

4. Ditekankan bahwa target utama adalah penyelesaian Termin II, sehingga seluruh petugas diminta fokus mengejar target sesuai jadwal.


5. Koordinator mengingatkan agar penyelesaian pendataan tetap memperhatikan kualitas data, karena pada tahap pencairan dan evaluasi akan dilakukan pemeriksaan terhadap kemungkinan anomali data.


6. Petugas diminta tidak terlena dengan capaian yang sudah diperoleh, tetapi terus memanfaatkan waktu yang tersedia agar tidak kehilangan momentum penyelesaian pendataan.


7. Beberapa PML yang membutuhkan review atau pendampingan diminta segera menghubungi koordinator melalui pesan pribadi (Japri) agar dapat segera ditindaklanjuti.


Arahan dan Tindak Lanjut

Maksimalkan penyelesaian target sebelum batas waktu.

Hindari penumpukan pekerjaan.

Pastikan kualitas data sebelum dikirim.

Segera lakukan koordinasi apabila terdapat kendala atau membutuhkan review.

Seluruh PML diminta terus melakukan monitoring terhadap progres PPL hingga target Termin II tercapai.


Rapat ditutup dengan penegasan agar seluruh petugas tetap menjaga semangat, fokus pada target, dan menyelesaikan pendataan tepat waktu dengan kualitas data yang baik.

Artikel Terkait

0 comments :